web analytics
  

Warga Bandung Tak Pakai Masker, Siap-siap Kena Razia Satpol PP

Kamis, 12 November 2020 08:17 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, Warga Bandung Tak Pakai Masker, Siap-siap Kena Razia Satpol PP, Masker,pakai masker,satpol PP,Satpol PP Kota Bandung,razia masker

Dalam kegiatan operasi yang dilakukan pada Rabu (11/11/2020) di dua kecamatan yakni Gedebage dan Panyileukan, tercatat sebanyak 86 orang terjaring dalam operasi tersebut. (ayobandung/Fichri Hakim)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Satpol PP Kota Bandung mulai menerapkan sanksi berupa denda bagi warga yang tak mengenakan masker. Dalam kegiatan operasi yang dilakukan pada Rabu (11/11/2020) di dua kecamatan yakni Gedebage dan Panyileukan, tercatat sebanyak 86 orang terjaring dalam operasi tersebut.

Kasatpol PP Kota Bandung Rasdian Setiadi mengatakan, dari sebanyak 86 orang yang ditindak, 21 orang di antaranya diberikan sanksi berupa denda. Sanksi denda yang diterapkan senilai Rp 50 ribu. Apabila ditotalkan, uang yang masuk ke kas daerah senilai Rp 1.050.000.

"Ada yang dikenakan denda administrasi karena memang sama sekali tidak menggunakan masker," ujr Rasdian Setiadi melalui surat keterangan, Kamis (12/11/2020).

Tak hanyak diberikan sanksi berupa denda, sebanyak 49 orang dikenai sanksi sosial dan 16 orang dikenai sanksi teguran tertulis.

Rasdian menjelaskan, sanksi sosial diberikan pada warga dengan cara berbeda-beda, seperti menyanyikan lagu nasional hingga melafalkan Pancasila. Dalam memberikan sanksi, lanjut Rasdian, petugas menindak secara adil dengan menimbang beratnya pelanggaran.

Nantinya, giat operasi itu akan dilakukan di 30 kecamatan lainnya. "Kami masih akan melakukan kegiatan serupa di 30 kecamatan yang ada di Kota Bandung," jelasnya.

Sementara itu, Kabid Pembinaan Masyarakat dan Aparatur (PMA) Satpol PP Kota Bandung Dadang Ahdiat menuturkan, penindakan tersebut dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat, agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi.

"Kami memohon kerja sama dari semua pihak untuk dapat menerapkan protokol kesehatan di mana pun berada. Jangan hanya ketika ada petugas saja baru maskernya dipakai," ujarnya.

Seorang warga berinisial MRK (17) yang terjaring operasi, mengaku tak mengenakan masker lantaran jarak tempuh yang ditujunya tak terlalu jauh.

“Tadi mikirnya hanya dekat. Mau isi bensin ke pom bensin depan. Ternyata ada operasi dari petugas. Ke depan akan selalu digunakan (maskernya),” katanya.

 

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers