web analytics
  

Kemenag Terus Evaluasi Pengiriman Jemaah Umrah Saat Pandemi

Rabu, 11 November 2020 21:40 WIB
Umum - Nasional, Kemenag Terus Evaluasi Pengiriman Jemaah Umrah Saat Pandemi, Kementerian Agama (Kemenag),Umrah Saat Pandemi

Umrah Saat Pandemi. (Saudi Ministry of Media via AP)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama (Kemenag), Arfi Hatim mengatakan penyelenggaraan ibadah umrah ke Tanah Suci, Arab Saudi, semasa pandemi Covid-19 terus dievaluasi.

"Kesempatan umrah yang diberikan Kerajaan Arab Saudi bagi warga luar negara itu dalam konteks uji coba. Tentu hasil uji coba akan ada evaluasi-evaluasi," kata Arfi dalam diskusi daring Satgas Covid-19, Rabu (11/11/2020).

Ia mengatakan akan terjadi dinamika penyelenggaraan umrah, sehingga evaluasi dan pembenahan akan dilakukan. Salah satu pesan Arfi adalah jemaah perlu menjaga protokol kesehatan dan disiplin agar terhindar dari penularan virus SARS-CoV-2.

Menurut dia, berbagai protokol yang diterapkan Saudi untuk jemaah umrah semasa pandemi agar dihormati karena dalam konteks pencegahan penularan Covid-19.

Adapun uji coba umrah semasa pandemi oleh Arab Saudi saat ini merupakan salah satu hal yang nantinya menjadi pertimbangan untuk perbaikan penyelenggaraan, termasuk untuk ibadah haji tahun depan.

"Dinamika-dinamika itu kita pahami sebagai bentuk pencegahan yang perlu diambil dalam konteks bahwa itu memberi kepastian kesehatan, keamanan, keselamatan dan kenyamanan jemaah," kata dia.

Arfi mengatakan Kementerian Agama sudah membuat mitigasi-mitigasi pada titik kritis untuk jemaah umrah Indonesia dengan mempertimbangkan segala risiko yang buruk. Saat terdapat jamaah Indonesia yang positif Covid-19 seperti saat ini tentu harus menjadi perhatian serius.

Pemerintah Indonesia, kata dia, ingin memastikan bahwa jemaah umrah sehat, baik sebelum berumrah sampai kepulangan mereka ke Tanah Air.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers