web analytics
  

Peringatan Hari Pahlawan; Selain Jas Merah, Wagub Jabar Soroti Pentingnya Jas Hijau

Rabu, 11 November 2020 08:23 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Bandung, Peringatan Hari Pahlawan; Selain Jas Merah, Wagub Jabar Soroti Pentingnya Jas Hijau, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum,Uu Ruzhanul Ulum,Pemprov Jabar

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum. (Humas Pemprov Jabar)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Dalam peringatan Hari Pahlawan, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, kembali mengingatkan bahawa 10 November adalah untuk mengenang sejarah perjuangan bangsa. Berkaitan hal ini, ada singkatan "Jas Merah" dari pidato Bung Karno berjudul "Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah" yang melekat di benak masyarakat. 

Bagi Uu, Jas Merah tersebut mencakup jasa para pahlawan --baik yang tercatat secara resmi maupun tidak-- yang berperan penting dalam kemerdekaan Indonesia. 

"Jangan sekali-kali melupakan sejarah, karena hidup ini tidak lepas dari masa lampau. Dan hadirnya kebaikan sekarang tidak lepas dari kebaikan jasa para orang terdahulu," ucap Uu dalam keterangan resminya, Selasa (10/11/20). 

Meski begitu, selain Jas Merah, Uu juga menyoroti pentingnya "Jas Hijau" alias "Jangan Sekali-kali Hilangkan Jasa Ulama". Slogan tersebut menggambarkan peran besar umat Islam dan para ulama/kiai di Tanah Air dalam perjuangan melahirkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

"Jangan sekali-kali hilangkan jasa ulama. Ulama bergerak dan berjuang itu memiliki multidimensi, di samping memperjuangkan (hal) yang bersifat duniawi, tetapi juga memperjuangkan yang bersifat ukhrawi (akhirat)," tutur Uu. 

Selain turut berjuang secara fisik, sosok yang juga Panglima Santri Jabar ini menilai, para ulama dan kiai turut berjasa dalam membentuk karakter dan jiwa serta kepribadian bangsa Indonesia. 

"Termasuk salah satu pendiri negara kita, WR Supratman, menyatakan bahwa bangunlah jiwanya, bangunlah badannya," ujar Uu merujuk lagu kebangsaan Indonesia Raya. 

"Oleh karena itu, saya berharap bukan hanya Jas Merah, tetapi Jas Hijau pun harus menjadi perhatian seluruh pihak," pesannya. 

Berkaitan Jas Hijau di momen Hari Pahlawan Tahun 2020, maka Uu juga berharap agar semakin banyak ulama atau kiai yang bisa dinobatkan sebagai pahlawan nasional, salah satunya KH Muhyiddin atau Mama Pagelaran, pendiri Pondok Pesantren Pagelaran di Kabupaten Subang dan sekitarnya yang turut melawan penjajahan lewat dakwah dan perjuangannya. 

"Jadi harapan kami kepada tim yang diberikan tugas oleh negara dalam penilaian (penetapan pahlawan nasional), jangan hanya (diberikan kepada) yang berjasa terhadap duniawi saja, tapi Jas Hijau (ulama/kiai) pun harus menjadi perhatian. Karena kalau tidak ada jasa para kiai dan ulama, mungkin Indonesia tidak akan seperti ini," tegas Uu. 

"Karena jasa para ulama, maka dasar negara Pancasila ini bisa menjadikan pemersatu di negara kita. Pancasila itu mampu menyatukan berbagai macam agama, menyatukan berbagai macam suku, bermacam ras dan karakter," tambahnya. 

Kepada para generasi penerus bangsa, Uu juga berpesan agar mereka bisa menjadikan para tokoh nasional sebagai teladan dalam mencintai Tanah Air serta meningkatkan nasionalisme, kebangsaan, dan persatuan. 

"Jangan menjadi generasi yang hedonisme dan egois. Jadilah generasi yang bermanfaat untuk kemaslahatan nusa dan bangsa, jangan menjadi generasi pengekor, jangan menjadi generasi operator, dan jangan menjadi generasi provokator," ujar Uu.

Editor: Andres Fatubun

terbaru

Jumlah Pengangguran di Kota Bandung Meningkat

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 19:58 WIB

Jumlah pengangguran di Kota Bandung pada 2020 disebut meningkat dari tahun sebelumnya. Kondisi pandemi Covid-19 menjadi...

Bandung Raya - Bandung, Jumlah Pengangguran di Kota Bandung Meningkat, Jumlah Pengangguran di Kota Bandung,Angka Pengangguran Kota Bandung,Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung

Jadi Korban Hipnotis di Area ATM Japati, Wanita Kehilangan Uang Rp3 Ju...

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 16:45 WIB

Rani mengaku kehilangan uang sekitar Rp3,4 juta yang merupakan hasil kerjanya selama satu bulan.

Bandung Raya - Bandung, Jadi Korban Hipnotis di Area ATM Japati, Wanita Kehilangan Uang Rp3 Juta, Penipuan,Hipnotis,ATM,Korban,Kehilangan,Uang

Sering Langgar Aturan PSBB, Izin 2 THM di Bandung Disarankan Dicabut

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 16:33 WIB

Perizinan dua tempat hiburan di wilayah Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung disarankan dicabut lantaran sering melangg...

Bandung Raya - Bandung, Sering Langgar Aturan PSBB, Izin 2 THM di Bandung Disarankan Dicabut, Hiburan malam di Bandung,tempat hiburan malam di bandung,Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),PSBB Bandung,PSBB

Langgar Prokes, Izin Operasional 2 Tempat Usaha Terancam Dicabut

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 16:28 WIB

Hal itu terpaksa dilakukan karena dua tempat usaha tersebut sudah melakukan pelanggaran secara berulang.

Bandung Raya - Bandung, Langgar Prokes, Izin Operasional 2 Tempat Usaha Terancam Dicabut, Bandung Wetan,Izin Operasional,protokol kesehatan (prokes),Pelanggaran

Wakil Wali Kota Acungkan Jempol Buruan Sae Komplek Rafflesia

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 16:25 WIB

Yana memberikan apresiasi kepada warga RW 14 karena dapat menghidupkan Buruan Sae dengan baik. 

Bandung Raya - Bandung, Wakil Wali Kota Acungkan Jempol Buruan Sae Komplek Rafflesia, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana,Buruan Sae Komplek Rafflesia,Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan),CSR PT. Pindad,Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung Gin Gin Ginanjar

Peringati HPN, PWI Kota Bandung Laksanakan Donor Darah

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 16:03 WIB

Ketua PWI Kota Bandung Hardiyansyah mengatakan, dari total 30 anggota PWI Kota Bandung yang hadir, sebanyak 10 anggota m...

Bandung Raya - Bandung, Peringati HPN, PWI Kota Bandung Laksanakan Donor Darah, donor darah PWI Kota Bandung,Hari Pers Nasional PWI Kota Bandung,Ketua PWI Kota Bandung Hardiyansyah,PWI Kota Bandung

Kota Bandung Terima Bantuan 440 Unit Perbaikan Rutilahu

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 16:00 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menerima bantuan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari senilai Rp7,7...

Bandung Raya - Bandung, Kota Bandung Terima Bantuan 440 Unit Perbaikan Rutilahu, Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu),Pemerintah Provinsi Jawa Barat,Program Pemulihan Ekonomi Nasional,Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung,Wali Kota Bandung Oded M. Danial

Angka Pengangguran Meningkat, Pemkot Siap Dongkrak Dunia Kerja

Bandung Kamis, 4 Maret 2021 | 15:50 WIB

Di samping pelatihan dan program magang, pembukaan bursa kerja secara daring pun terus dioptimalkan oleh Dinas Tenaga Ke...

Bandung Raya - Bandung, Angka Pengangguran Meningkat, Pemkot Siap Dongkrak Dunia Kerja, Pengangguran,Disnaker,BIMMA Bursa Kerja,Kota Bandung

artikel terkait

dewanpers