web analytics
  

Urban Ninja Hadir untuk Para Pecinta Japanese Fusion

Selasa, 10 November 2020 20:17 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Gaya Hidup - Kuliner, Urban Ninja Hadir untuk Para Pecinta Japanese Fusion, Urban Ninja,Kuliner Bandung,Japanese Fusion

Salah satu menu makanan di Urban Ninja, restoran dengan konsep modern Japanese. (Eneng Reni)

MARGAHAYU, AYOBANDUNG.COM -- Bagi para pecinta kuliner tentu sudah tidak asing dengan kuliner Jepang seperti Chicken Katsu, Donburi, Beef Teriyaki, Beef Bowl, Hingga Tamagoyaki. Kini berbagai sajian kuliner dari Negeri Matahari Terbit itu bisa dinikmati di Urban Ninja, sebuah restoran cepat saji dengan konsep Japanese Fusion

Restoran dengan konsep modern Japanese itu mengusung desain minimalis namun elegan dengan dominasi warna hitam dan magenta. Restoran ini pun menyuguhkan nuansa kekinian yang cocok untuk kaum milenial atau keluarga urban yang senang mencoba tren kuliner baru.

Buktinya, selain konsep makanan dan menu yang ciamik, desain interior dan eksterior outlet Urban Ninja ini mengadaptasi suasana menyenangkan, bersemangat, dan bersahabat ala urban lifestyle.

Marketing Manager Urban Ninja, Fahmi Ristianty mengatakan, hadirnya Urban Ninja bisa menjadi pilihan bagi masyarakat urban untuk menikmati menu makanan perpaduan rasa Jepang yang otentik sesuai dengan visi dari Urban Ninja.

"Kita kenapa pilih konsep Jepang karena kita lihat pasar Japanese food untuk fast food itu cukup potensial. Makanya kita pikir, kenapa kita gak coba. Dan kenapa nama Urban Ninja dipilih karena Urban itu lebih modern, dan Ninja-nya kita ambil filosofinya. Kita tahu mereka gesit, pintar, cekatan, jadi kita pengin folosofi Urban Ninja seperti itu," Kata Fahmi saat ditemui di outlet Urban Ninja, Selasa (10/11/2020).

Untuk informasi, pembukaan Urban Ninja ini melanjutkan kesuksesan Richeese Factory yang sebelumnya dikenal dengan restoran cepat saji yang memiliki level pedas dan cheese sauce-nya. Di bawah naungan perusahaan yang sama, Urban Ninja membuka outlet pertamanya pada Minggu, 8 November 2020 di Bandung. Outlet pertama Urban Ninja bertempat di lantai 2 outlet Richeese Factory Taman Kopo Indah (TKI) II, Bandung.

"Selain Richeese Factory yang sudah cukup happening dengan cheese sauce dan level pedasnya, kita bawa level pedes ini ke Urban Ninja. Jadi benang merahnya tetep kita bawa. Ketika bicara Urban Ninja tetap ada level pedasnya," kata Fahmi.

Untuk menu, Fahmi mengatakan, Urban Ninja hadir dengan serangkaian menu mulai dari urban beef bowl, urban chicken katsu donburi, urban fish katsu donburi, urban chicken bowl, dan urban beef teriyaki bowl. Seluruh menu tersedia dalam paket combo favorite dan combo complete yang dilengkapi dengan ocha.

"Konsep makanan favorit kita ada Urban Beef Bowl yang pakai level pedas, ada juga Urban Beef Teriyaki, ada chicken, ada fish katsu juga. Yang membedakan itu urban sauce-nya," katanya.

Untuk melengkapi sajian utama, tersedia pula berbagai pilihan sajian side dish seperti urban chicken gyoza, urban ebi fry, urban fish cake, urban crispy chicken, dan urban tamagoyaki ala Urban Ninja.

"Menu juga cukup banyak, kalau combo ada tiga, lalu ada tiga yang komplet, ada menu donburi, sigh dish ada delapan pilihan. Semua harga mulai dari Rp3.000 sampai dengan Rp65.000," katanya.

Fahmi juga mengatakan, Urban beef bowl hadir sebagai signature dish dari Urban Ninja. Irisan daging sapi premium berpadu urban sauce khas Urban Ninja yang tersedia dalam 3 level pedas yakni kawaii untuk light spicy, kakkoii untuk medium spicy, dan banzai untuk super spicy. 

Selain terdapat signature sauce, setiap menu Urban Ninja juga menggunakan furikake yaitu bumbu taburan khas Jepang untuk tambahan sensasi gurih dan pedas.

"Furikake itu kalau orang Indonesia bilangnya keremesan. Toping yang bikin gurih dan cruncy," katanya.

Fahmi menambahkan, menyambut hadirnya outlet pertama Urban Ninja, tersedia promo special untuk 3 menu utama yaitu urban beef bowl, urban chicken bowl, dan urban teriyaki bowl. Menu ini bisa diperoleh dengan harga khusus mulai dari Rp24.000 dan dapat dinikmati mulai 8 November 2020.

"Ini first outlet karena head office kita ada di Bandung. Karena lokal brand dari Bandung jadi segala projek kita akan dimulai dari Bandung. Tapi pastinya akan kita akan ekspansi keluar Bandung," ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers