web analytics
  

Ditangkap Polda Jabar, Kurir Sembunyikan Sabu di Ban Serep Truk

Selasa, 10 November 2020 11:11 WIB Fichri Hakiim
Umum - Regional, Ditangkap Polda Jabar, Kurir Sembunyikan Sabu di Ban Serep Truk, truk pembawa sabu,pengedar sabu,sabu

Truk pembawa 10 kg sabu yang disita Polda Jabar, Sabtu (7/11/2020). (Ayobandung.com/Fichri Hakiim)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar, mengamankan sebuah truk yang kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu. Truk tersebut diamankan di Gerbang Tol Cikampek Utama, Sabtu (7/11/2020).

Dirresnarkoba Polda Jabar Kombes Pol Rudy Ahmad Sudrajat mengatakan pengungkapan ini dilakukan selama sebulan terakhir.

"Berawal kami mendapatkan laporan informasi bahwa ada pengiriman narkoba jenis sabu dikirim dari Pelabuhan Kampar, Pekanbaru Riau. Barang tersebut akan diantar ke Madura, Jawa Timur," jelas Rudy di Polda Jabar, Selasa (10/11/2020).

Pada saat penangkapan, Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar bergerak melakukan penyelidikan dari Pelabuhan Bakauheni hingga Pelabuhan Merak.

"Lalu kami menunggu truk tersebut masuk ke wilayah Jawa Barat. Truk itu sempat mampir ke Tangerang, lalu muncul lagi ketika di Karawang," katanya.

Ketika truk tersebut berada di tol, lanjut Rudy, pihaknya berkoordinari dengan Patroli Jalan Jaya (PJR) Polda Jabar.

"Lalu kami berkordinasi dengan PJR Polda Jabar ketika truk mau masuk ke Cikampek Utama, lalu di tol jalan dipersempit menjadi 2 jalur," ujar Rudy.

Kemudian, dilakukan pencegatan terhadap truk tersebut. Dalam kasus ini, polisi mengamankan dua orang yang bertugas sebagai kurir pembawa sabu tersebut.

"Kita amankan 2 orang kurir berinisial AHD dan OM. Statusnya keduanya sebagai kurir. Mereka supir dan kernet truk yang diamankan. Untuk sekali pengiriman 1 bungkusnya mereka diberikan upah Rp 50 juta, ya dikali 10 bungkus berarti mereka dapat upah Rp 500 juta," katanya.

sabu.jpg" />
Ban serep tempat disembunyikannya sabu. (Ayobandung.com/Fichri Hakiim)

Setelah dilakukan pengecekan terhadap truk tersebut, ditemukan 10 bungkus narkotika jenis sabu yang disembunyikan di dalam ban serep truk.

"Ketika dibongkar ban serep, ternyata disimpan di ban serep. Kita amankan 10 bungkus sabu yag disimpan di dalam ban serep, lalu dilapisi ban karet lagi," jelas Rudy.

Rudy menjelaskan, pihaknya masih akan melakukan pengembangan terkait kasus peredaran narkotika ini. "Ini sindikat antarpulau. Barangnya dari luar negeri ini, akan diedarkan di Jawa Barat kemungkinan tipis, namun yang jelas akan dibawa ke Jawa Timur," ujarnya.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti dalam kasus tersebut. "Kita amankan narkotika jenis sabu seberat 10,9 kilogram, lalu 1 unit truk berwarna kuning bernomor polisi W 9812 NV, 1 set ban serep dan beberapa handphone," katanya.

Akibat perbuatannya, tersangka terancam Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun atau pidana penjara seumur hidup dan denda Rp 10 Miliar.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers