web analytics
  

Prakiraan Cuaca Bandung Senin Hari Ini menurut BMKG

Senin, 9 November 2020 05:35 WIB M. Naufal Hafizh
Bandung Raya - Bandung, Prakiraan Cuaca Bandung Senin Hari Ini menurut BMKG, Cuaca Bandung Hari Ini,Prakiraan Cuaca Bandung,BMKG,BMKG Prakiraan Cuaca

[Ilustrasi] Kota Bandung dan sekitarnya pada Senin (9/11/2020) diprediksi berawan saat siang dan cerah berawan saat malam. (Ayobandung.com/M Naufal Hafizh)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kota Bandung dan sekitarnya pada Senin (9/11/2020) diprediksi berawan saat siang dan cerah berawan saat malam.

BMKG memprakirakan, hari ini, Kota Bandung pukul 07.00 akan cerah berawan. Suhu udara 27 derajat Celsius, kelembapan udara 75%, dan kecepatan angin 10 km per jam ke Timur.

Saat pukul 10.00 WIB, Kota Bandung masih akan cerah berawan. Suhu udara 27 derajat Celsius, kelembapan udara 75%, dan kecepatan angin 10 km/jam ke Timur.

Pukul 13.00 WIB, BMKG memprediksi Kota Bandung berawan. Suhu Kota Bandung akan 29 derajat Celsius, kelembapan udara 50%, dan kecepatan angin 20 km per jam ke Barat Daya.

Saat pukul 16.00 WIB, Kota Bandung diprediksi berawan. Suhu udara sekira 27 derajat Celsius, kelembapan udara 75%, dan kecepatan angin 10 km/jam ke Tenggara.

Saat pukul 19.00 WIB, Kota Bandung diprediksi cerah berawan. Suhu udara 22 derajat Celsius, kelembapan udara 85%, dan kecepatan angin 10 km per jam ke Barat Daya.

Saat pukul 22.00 WIB, Kota Bandung diprediksi berawan. Suhu udara 22 derajat Celsius, kelembapan udara 90%, dan kecepatan angin 10 km/jam ke Tenggara.

Prediksi BMKG soal musim hujan

BMKG memprediksi musim penghujan di Indonesia akan masuk pada akhir Oktober 2020 dimulai dari wilayah Indonesia Barat.

Sementara untuk puncak musim penghujan di sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan terjadi di bulan Januari dan Februari 2021.

"Sebagian besar wilayah diprakirakan mengalami puncak musim hujan pada bulan Januari dan Februari 2021, yaitu sebanyak 248 ZOM (72,5%)”, ujar Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati dalam keterangannya.

Menurut datanya, peralihan angin monsun diprediksi akan dimulai dari wilayah Sumatra pada Oktober 2020, lalu wilayah Kalimantan, kemudian sebagian wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara pada November 2020 dan akhirnya Monsun Asia sepenuhnya dominan di wilayah Indonesia pada bulan Desember 2020 hingga Maret 2021.

"Musim hujan pada bulan Oktober 2020, diprediksi terjadi di sebagian Sumatra, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi. Pada bulan November 2020 diprediksi menyentuh sebagian Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua. Sementara sebangian Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, NTB, NTT dan Papua akan masuk awal musim hujan di bulan Desember 2020," katanya.

Dwikorita menambahkan, perlunya upaya mitigasi oleh para pemangku kepentingan dan Pemerintah Daerah yang wilayahnya diprakirakan akan mengalami musim hujan lebih maju atau lebih basah.

"Mitigasi tersebut dengan melakukan pengelolaan tata air yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, antara lain dengan upaya memenuhi dan menyimpan air lebih lama ke danau, waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya, serta penyiapan kapasitas sungai dan kanal untuk antisipasi debit air berlebih," katanya.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers