web analytics
  

Warga Kampus Unjani Dibekali Penanganan Korban Lakalantas

Sabtu, 7 November 2020 23:00 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Cimahi, Warga Kampus Unjani Dibekali Penanganan Korban Lakalantas, Unjani,lakalantas,korban,bantuan hidup dasar

Warga Kampus Unjani Dibekali Penanganan Korban Lakalantas (Ayobandung/Tri)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) bersama Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) menggelar pendidikan dan pelatihan penanganan trauma dan keadaan darurat kendaraan bermotor.

Sebanyak 50 peserta dari kalangan mahasiswa, pegawai, staf TU, hingga petugas security, di kampus turut serta dalam kegiatan memberikan pengetahuan terkait pertolongan pertama yang aman ketika terjadi kecelakaan di jalan. 

"Penanganan pertolongan pertama yang salah kepada korban kecelakaan, bisa menambah cedera parah. Di pelatihan ini diberikan bagaimana teknik menolong yang benar saat penanganan awal trauma," kata salah seorang pemateri penanganan cedera kepala dan evakuasi, Hendri Priyadi yang ditemui usai pelatihan.

Dia menjelaskan, ide dasar digelarnya pelatihan ini karena berdasarkan data tahun 2018, sekitar 73% kecelakaan di jalan raya itu melibatkan motor. Kepemilikan motor juga begitu mendominasi karena dari 140 juta kendaraan 83%-nya adalah motor. 

"Dari mulai melepas helm, menggotong tubuh ke tandu, mengangkat kepala, itu ada tekniknya, dan banyak yang belum paham. Makanya dari pelatihan ini nanti peserta bisa menyampaikan kembali ilmu yang didapatkan di lingkungannya masing-masing," ucapnya. 

Ketua Pengabdian Masyarakat Mitigasi Bencana Unjani, Fransiska Ambarukmi menambahkan, kegiatan tersebut menjadi rangkaian dari pelatihan mitigasi bencana penanganan luka bakar dan Bantuan Hidup Dasar (BHD) serta simulasi siaga bencana yang digelar sebelumnya.

Dipilihnya warga kampus agar mereka mendapat bekal ilmu penanganan yang benar, dan menyebarluaskannya kepada masyarakat. 

"Pelatihan mitigasi bencana dan kedaruratan sebagai langkah pencegahan dan tindakan pascabencana, bagi warga yang membutuhkan bantuan medis lewat BHD dan penanganan luka," imbuhnya.

Editor: Editor Ayobandung
dewanpers