web analytics
  

Prakiraan Cuaca 6 November, Bandung Hujan Disertai Petir di Siang Hari

Jumat, 6 November 2020 05:27 WIB Andres Fatubun
Bandung Raya - Bandung, Prakiraan Cuaca 6 November, Bandung Hujan Disertai Petir di Siang Hari, Cuaca Kota Bandung,BMKG Kota Bandung,Bandung hujan,Kota Bandung Hujan,Bandung hujan petir

Ilustrasi hujan disertai petir. (Free Photos/Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kota Bandung dan sekitarnya pada Jumat (11/6/2020) diprediksi akan hujan disertai dengan petir saat siang hingga sore.

Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun memprediksi musim penghujan di Indonesia akan masuk pada akhir Oktober 2020 dimulai dari wilayah Indonesia Barat.

BMKG memprakirakan, hari ini, Kota Bandung pukul 07.00 akan cerah berawan. Suhu udara 22 derajat Celsius, kelembapan udara 85%, dan kecepatan angin 10 km per jam ke Timur.

Saat pukul 10.00 WIB, Kota Bandung masih akan berawan. Suhu udara 25 derajat Celsius, kelembapan udara 70%, dan kecepatan angin 10 km/jam ke Timur.

Pukul 13.00 WIB, BMKG memprediksi Kota Bandung hujan disertai petir. Suhu Kota Bandung akan 30 derajat Celsius, kelembapan udara 65%, dan kecepatan angin 10 km per jam ke Timur.

Saat pukul 16.00 WIB, Kota Bandung masih diprediksi hujan disertai petir. Suhu udara sekira 24 derajat Celsius, kelembapan udara 80%, dan kecepatan angin 10 km/jam ke Tenggara.

Memasuki 19.00 WIB, Kota Bandung diprediksi cerah berawan. Suhu udara 21 derajat Celsius, kelembapan udara 85%, dan kecepatan angin 10 km per jam ke Timur Laut.

Saat pukul 22.00 WIB, Kota Bandung diprediksi tetap cerah berawan. Suhu udara 20 derajat Celsius, kelembapan udara 95%, dan kecepatan angin 10 km/jam ke Timur Laut.

Prediksi BMKG soal musim hujan
BMKG memprediksi musim penghujan di Indonesia akan masuk pada akhir Oktober 2020 dimulai dari wilayah Indonesia Barat.

Sementara untuk puncak musim penghujan di sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan terjadi di bulan Januari dan Februari 2021.

"Sebagian besar wilayah diprakirakan mengalami puncak musim hujan pada bulan Januari dan Februari 2021, yaitu sebanyak 248 ZOM (72,5%)”, ujar Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati dalam keterangannya.

Menurut datanya, peralihan angin monsun diprediksi akan dimulai dari wilayah Sumatra pada Oktober 2020, lalu wilayah Kalimantan, kemudian sebagian wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara pada November 2020 dan akhirnya Monsun Asia sepenuhnya dominan di wilayah Indonesia pada bulan Desember 2020 hingga Maret 2021.

"Musim hujan pada bulan Oktober 2020, diprediksi terjadi di sebagian Sumatra, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi. Pada bulan November 2020 diprediksi menyentuh sebagian Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua. Sementara sebangian Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, NTB, NTT dan Papua akan masuk awal musim hujan di bulan Desember 2020," katanya.

Dwikorita menambahkan, perlunya upaya mitigasi oleh para pemangku kepentingan dan Pemerintah Daerah yang wilayahnya diprakirakan akan mengalami musim hujan lebih maju atau lebih basah.

"Mitigasi tersebut dengan melakukan pengelolaan tata air yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, antara lain dengan upaya memenuhi dan menyimpan air lebih lama ke danau, waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya, serta penyiapan kapasitas sungai dan kanal untuk antisipasi debit air berlebih," katanya.

Editor: Andres Fatubun
dewanpers