web analytics
  

Positif Covid-19, Perawat RSD Cirebon Gugur Setelah Melahirkan

Kamis, 5 November 2020 11:32 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Positif Covid-19, Perawat RSD Cirebon Gugur Setelah Melahirkan, Tenaga Medis Covid-19,Tenaga Kesehatan Positif Covid-19,RSD Gunung Jati,Corona Cirebon,Kasus corona Cirebon,kasus covid-19 cirebon,covid-19 cirebon

RSD Gunung Jati, Kota Cirebon. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Seorang perawat di RSD Gunung Jati, Kota Cirebon, yang terkonfirmasi Covid-19 meninggal dunia setelah melahirkan anak ketiganya, Kamis (5/11/2020).

Almarhumah menghembuskan nafas terakhir di tengah perawatannya di RSUP Fatmawati, Jakarta. Pasien menjadi pegawai RSD Gunung Jati sekaligus tenaga kesehatan (nakes) ke-2 di Kota Cirebon yang meninggal dunia.

Direktur RSD Gunung Jati, Ismail Jamaludin mengungkapkan, saat terpapar virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19, perawat berinisial R dalam kondisi hamil anak ke-3.

"Almarhumah terkonfirmasi Covid-19 setelah menjalani tes usap pada 20 Oktober 2020," jelasnya.

Perawat R lantas dikarantina di ruang isolasi RSD Gunung Jati sejak 23 Oktober 2020. Sebelum meninggal, pasien dalam kondisi tidak stabil.

Atas indikasi medis, lanjutnya, kehamilan perawat R dinilai matur (sesuai waktunya) sehingga ditetapkan untuk segera melakukan operasi sesar. Setelah melahirkan, yang bersangkutan beroleh perawatan intensif.

Kehamilan dipandang telah menjadi faktor komorbiditas (penyakit penyerta) yang memperberat kondisi sakit penderita Covid-19. Mempertimbangkan kondisi klinis dan diklaim sesuai indikasi, tim ahli klinis RSD Gunung Jati lantas merujuk Perawat R ke RSUP Fatmawati.

"Almarhumah tiba di RSUP Fatmawati pukul 01.00 WIB (dini hari tadi). Tapi, kondisinya mengalami perburukan dan tidak tertolong," ujar Ismail.

Perawat R meninggal dunia sekitar pukul 06.00 WIB. Jenazah almarhumah rencananya dilepas siang ini oleh rekan-rekan sejawat di RSD Gunung Jati.

Almarhumah rencananya bakal dikebumikan di TPU Kemlaten, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Ismail turut memanjatkan doa bagi Perawat R dan meminta pengampunan atas segala kesalahannya. 

"Semoga perjuangan dan pengabdian almarhumah menjadi inspirasi semua, terutama civitas hospitalia RSD Gunung Jati Cirebon," tuturnya.

Perawat R diketahui telah bekerja di RSD Gunung Jati sejak 2015. Sejauh ini, dia meyakinkan, kondisi anak ke-3 almarhumah sehat dan hasil tes usap sang jabang bayi negatif Covid-19.

Saat ini, sang bayi dirawat pihak keluarga almarhumah. Suami Perawat R diketahui nakes dan telah pula terkonfirmasi positif, namun masih dalam perawatan.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers