web analytics
  

Pemkab Bekasi Rencanakan Pembangunan Bendungan Narogong

Kamis, 5 November 2020 05:53 WIB Firda Puri Agustine
Umum - Regional, Pemkab Bekasi Rencanakan Pembangunan Bendungan Narogong, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja,Bendungan Narogong,Berita Bekasi,Bendungan Bekasi

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja. (dok. Humas Pemprov Jabar)

BEKASI, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kabupaten Bekasi mendukung rencana pembangunan Bendungan Narogong di Kali Bekasi. Pembangunan itu sebagai upaya antisipasi dan pengendalian banjir di wilayah tersebut.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengatakan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan tim BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Ciliwung Cisadane terkait hal tersebut.

“Kami mendukung (rencana pembangunan Bendungan Narogong) dan diharapkan ke depannya terus berkomunikasi terhadap apa saja yang harus dilakukan antara Pemkab dengan BBWS, agar kita dapat mempersiapkan pembebasan lahan dan anggarannya,” kata Eka dalam keterangan resmi, Rabu (4/11/2020).

Sebelumnya, dia mengatakan telah memberikan instruksi kepada seluruh camat di Kabupaten Bekasi agar dapat mengantisipasi banjir di wilayah masing-masing, terutama di wilayah padat penduduk.

“Banjir di Kabupaten Bekasi juga disebabkan karena wilayahnya padat penduduk, aliran sungai juga harus banyak penataan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Uju mengatakan, pembangunan Bendungan Narogong membutuhkan sinergitas berbagai pihak.

“Terkait pembebasan lahan, kami harus kerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan meminta bantuan dari provinsi,” kata Uju.

“Dari BBSW juga mohon sekiranya nanti dapat bersinergi dengan kami. Saya harapkan nanti akan ada taman juga, sehingga menjadi lebih indah dan ada estetikanya,” lanjut dia.

Bendungan Narogong Kali Bekasi rencananya akan dibangun sepanjang 33 kilometer dengan panjang tanggul 50 kilometer di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi. 

Pengerjaan dilakukan di titik pertemuan Sungai Cikeas, Cileungsi, dan Kali Bekasi.

Proyek tersebut dilakukan pada 2021 dengan total pengerjaan lahan 98 hektar, termasuk di dalamnya Kecamatan Babelan, Tambun Utara, Sukawangi, dan Tambelang.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers