web analytics
  

Zona Merah, Bekasi Ternyata Peringkat Satu Penanganan Covid-19 di Jabar

Selasa, 3 November 2020 18:34 WIB Firda Puri Agustine
Umum - Regional, Zona Merah, Bekasi Ternyata Peringkat Satu Penanganan Covid-19 di Jabar, Kota Bekasi Zona Merah,Corona Bekasi,covid-19 bekasi,Update Covid-19 Bekasi

Ilustrasi warga memakai masker. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BEKASI, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kota Bekasi dalam menangani pandemi Covid-19. Kota Bekasi pun menduduki peringkat pertama karena dinilai memberi penanganan terbaik.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku bersyukur dan menyatakan penanganan Covid-19 di Kota Bekasi merupakan kerja sama semua pihak. Termasuk masyarakat yang ikut disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Alhamdulillah. Terima kasih. Ini adalah hasil dari kerja keras, kerja tuntas, dan kerja ikhlas kita semua baik itu pegawai Pemkot Bekasi, unsur Forkopimda, ormas, petugas kesehatan, dan warga yang disiplin mengikuti protokol kesehatan,” kata pria yang akrab disapa Pepen itu kepada Ayobekasi.net, Selasa (3/11/2020).

“Sayangi diri dan keluarga kita. Tetap bermasker,” lanjutnya.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan hingga saat ini penanganan Covid-19 di Kota Bekasi terus dilakukan secara masif dengan memperbanyak tes swab hingga ke tingkat RT/RW, juga sosialisasi gerakan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan air mengalir.

“Kami terus melakukan tracking dari pasien positif, baik keluarga atau sekitarnya yang berhubungan langsung agar mendapat hasil tercepat dan mencegah munculnya klaster baru,” ujarnya.

Sosialisasi 3M dilakukan sambil berkoordinasi dengan Polres Metro Bekasi Kota dan Kodim 0507 Bekasi secara terus menerus dan konsisten. Masyarakat wajib disiplin mengikuti aturan tersebut.

Penilaian penanganan Covid-19 di Jawa Barat didasarkan pada kapasitas tes, tracking, treatment, pencegahan, tata kelola, dan kapasitas rumah sakit.

Selain Bekasi, ada empat daerah lain yang masing-masing menduduki peringkat dua hingga lima. Keempatnya yaitu Kota Bogor, Kota Cimahi, Kota Bandung, dan Kota Cirebon. 

Satu-satunya zona merah

Meski menduduki peringkat pertama dalam penanganan Covid-19, Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan Kota Bekasi menjadi satu-satunya daerah di Jabar yang masuk ke dalam kategori kewaspadaan tinggi atau zona merah.

"Peta zona resiko minggu ini berharap nol (zona merah), tapi tetap ada satu. Kemarin Depok, sekarang dari catatan Komite Penanggulangan Covid-19 berpindah ke Kota Bekasi," ungkap Emil, sapaan Ridwan Kamil dalam konferensi pers di Mapolda Jabar yang juga disiarkan secara daring, Senin (2/11/2020).

Ia mengatakan, pergeseran zona tersebut menunjukan bahwa sebaran Covid-19 di Jabar masih fluktuatif. Hal tersebut di antaranya disebabkan oleh mobilitas masyarakat saat ini yang cukup tinggi meningat berbagai sektor ekonomi telah direlaksasi.

"Jadi ini fluktuatif, secara umum karena pergerakan (masyarakat) dan hal-hal lainnya," ungkapnya.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers