web analytics
  

Jadwal Pencairan BLT Termin 2, Bisa Cair 1-7 November, Namun Tidak untuk 7 Rekening Ini!

Senin, 2 November 2020 15:43 WIB Aini Tartinia
Umum - Nasional, Jadwal Pencairan BLT Termin 2, Bisa Cair 1-7 November, Namun Tidak untuk 7 Rekening Ini!, Bantuan Langsung Tunai (BLT),BLT Termin 2,blt Rp600.000,Pencairan BLT

{ilustrasi] Bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) termin 2 senilai Rp1,2 juta direncanakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) cair ke rekening BNI, Mandiri, BCA pada minggu pertama November 2020. Namun, terdapat 7 rekening yang tidak akan mendapatkan BLT tersebut. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) termin 2 senilai Rp1,2 juta direncanakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) cair ke rekening BNI, Mandiri, BCA pada minggu pertama November 2020. Namun, terdapat 7 rekening yang tidak akan mendapatkan BLT tersebut.

“Penyaluran termin kedua akan ditargetkan disalurkan pada minggu pertama November 2020,” ujar Menaker Ida Fauziyah dalam siaran YouTube BNPB Indonesia, Selasa (27/10/2020).

Berdasarkan pemaparan ini, BLT atau BSU termin 2 bakal dicairkan minggu pertama November 2020, kemungkinan antara tanggal 1 sampai dengan tanggal 7.

Namun, terlebih dahulu Kemnaker bakal melakukan evaluasi untuk penyaluran BLT atau BSU termin 1 yang telah dilakukan sejak September 2020 hingga Oktober 2020. Berdasarkan data yang dihimpun Kemnaker per 23 Oktober 2020, penyaluran sudah dilakukan mencapai 98,3% atau kepada 12,19 juta pekerja.

“Insyaallah, semua lancar, akhir Oktober ini akan kami lakukan evaluasi, dan awal November 2020 kami bisa transfer untuk termin 2,” ucap Ida.

Berdasarkan data Kemnaker per 23 Oktober 2020, BLT atau BSU untuk pekerja dan buruh formal termin 1 sudah disalurkan dengan komposisi sebagai berikut:

Tahap 1 sebanyak 2.4 juta penerima (99,43%)

Tahap 2 sebanyak 2.98 juta penerima (99,38%)

Tahap 3 sebanyak 3.47 juta penerima (99,32%)

Tahap 4 sebanyak 2.57 juta penerima (97,03%);

Tahap 5 sebanyak 562 ribu penerima (97,32%).

Tahap 6 sebanyak 39 ribu penerima (98,43%)

Tahap 4 (data klarifikasi) 71 ribu penerima (54,72%)

Menaker berulang kali menjelaskan bahwa BLT atau BSU diperuntukkan bagi karyawan swasta yang memiliki gaji di bawah Rp5 juta per bulan, serta terdaftar sebagai peserta aktif BP Jamsostek per Juni 2020.

Lebih lanjut, pekerja tersebut haruslah seorang WNI yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan pada KTP, perserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan, dan memiliki rekening bank yang aktif.

Untuk itu, para pekerja formal yang nanti ingin mendaftar, harap disimak baik-baik mengenai penjelasan syarat dan ketentuan yang berlaku. Kemnaker memastikan, pekerja dengan kepemilikan 7 rekening ini tidak akan pernah bisa mencairkan dana BLT atau BSU.

Pasalanya, 7 jenis rekening bermasalah ini menghambat proses pencairan dana BLT atau BSU termin 2. Kemungkinan hal tersebut akan berllaku juga pada termin 2. Berikut 7 jenis rekening yang dipastikan tidak akan ditransfer dana subsidi:

1. Rekening yang diduplikasi

2. Rekening tidak sesuai NIK

3. Rekening yang sudah tidak aktif (tutup)

4. Rekening pasif

5. Rekening tidak valid

6. Rekening telah dibekukan oleh Bank

7. Rekening tidak terdaftar

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers