web analytics
  

Kecamatan Cidadap, Wilayah dan Penduduknya Terkini

Senin, 2 November 2020 11:48 WIB Tri Joko Her Riadi
Bandung Raya - Bandung, Kecamatan Cidadap, Wilayah dan Penduduknya Terkini, Kecamatan Cidadap,Cidadap,Teras Cikapundung,Kampung Kolase,Informasi Kecamatan Cidadap,Data Kecamatan Cidadap,Hegarmanah,ledeng,Ciumbuleuit

Suasana Terminal Ledeng di Jalan Setiabudi, Kecamatan Cidadap, kota Bandung, Sabtu (31/10/2020). (AyoBandung.com/Aufa Fadil/Magang)

CIDADAP, AYOBANDUNG.COM -- Kecamatan Cidadap, dengan luas wilayah 6,12 kilometer persegi, terdiri dari tiga kelurahan, yakni Hegarmanah, Ciumbuleuit, dan Ledeng. Ciumbuleuit, dengan luas wilayah 2,98 hektare, merupakan yang terluas dari ketiganya. Ada beberapa lokasi ikonik di kecamatan ini, salah satunya Teras Cikapundung.

Merujuk dokumen Kecamatan Cidadap dalam Angka 2020 yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung, wilayah Cidadap ada di ketinggian 802-892 meter di atas permukaan air laut. Kecamatan ini dengan demikian merupakan bagian dari Kawasan Bandung Utara (KBU) yang pengelolaannya diatur secara khusus dalam Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Barat Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengendalian Kawasan Bandung Utara sebagai Kawasan Strategis Provinsi Jawa Barat.

Jumlah penduduk Cidadap, yang terdiri dari 29 Rukun Warga (RW) dan 175 Rukun Tetangga (RT), tercatat sebanyak 53.622 jiwa, terdiri dari 26.408 perempuan dan 27.214 laki-laki. Ciumbuleuit menjadi kelurahan dengan jumlah penduduk terbanyak, yakni 22.781 jiwa.

Dalam urusan kepadatan penduduk, Hegarmanah ada di urutan pertama. Tingkat kepadatan di kelurahan ini adalah 16.112,00 jiwa per kilometer persegi, jauh melampaui tingkat kepadatan kecamatan di angka 8.761,76 jiwa per kilometer persegi.

Yang menarik, pegawai negeri sipil (PNS) merupakan mata pencaharian yang paling banyak dimiliki penduduk Cidadap. Jumlanya sebanyak 4.020 orang. Sebagai perbandingan, jumlah pedagang di kecamatan ini 3.511 orang.

Pendidikan dan Kesehatan

Untuk memberikan layanan kesehatan bagi warga, di Kecamatan Cidadap terdapat 17 unit Sekolah Dasar (SD), terdiri dari 7 SD Negeri dan 10 SD Swasta.

Untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), terdapat 10 unit sekolah yang terdiri dari 1 SD Negeri dan 9 SD Swasta. Di kecamatan ini juga terdapat 1 unit Madrasah Tsanawiyah (MTs) Swasta.

Ada 5 unit Sekolah Menengah Atas (SMA) di Cidadap. Semuanya dikelola oleh swasta. Juga tercatat 2 unit Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta.

Di jenjang pendidikan tinggi, di Cidadap terdapat 3 akademi atau perguruan tinggi. Satu dikelola oleh pemerintah, dua oleh swasta. Salah satunya adalah Universitas Parahyangan di Jalan Ciumbuleuit.

Untuk memberikan layanan kesehatan bagi warga, di Cidadap terdapat beberapa sarana kesehatan, mencakup 2 rumah sakit, 2 balai pengobatan, 2 puskesmas tanpa rawat inap, serta 9 apotek.

Pada tahun 2017 dan 2018 tercatat ada masing-masing 1 kasus penderita gizi buruk. Keduanya ditemukan di Kelurahan Ciumbuleuit.

Cidadap juga melaporkan data bayi lahir dengan berat badan rendah (BBLR). Pada 2007 tercatat ada 34 bayi lalu turun menjadi 24 bayi pada 2018. Pada 2019, jumlah yang tercatat sebanyak 20 bayi.

Juga dicantumkan ketiadaan sistem peringatan dini bencana alam dan rambu-rambu atau jalur evakuasi bencana. Padahal salah satu ancaman nyata di kawasan ini adalah potensi gempa bumi bersumber Patahan Lembang yang membentang di utara Cidadap.

Pertanian dan Perdagangan

Masih ada sawah di Kecamatan Cidadap, terletak di Kelurahan Ciumbuleuit. Luasnya 5,24 hektare.

Di bidang perdagangan, di Cidadap terdapat 3 kelompok pertokoan, 1 pasar di bangunan permanen, 1 pasar tanpa bangunan, 13 minimarket atau swalayan, 96 toko, 59 restoran, serta 259 warung makanan.

Juga tercatat keberadaan 33 hotel dan 11 penginapan.

Dari Kampung Kolase ke Teras Cikapundung

Salah satu lokasi ikonik di Kecamatan Cidadap adalah Teras Cikapundung yang terletak tidak jauh dari hutan kota Babakan Siliwangi. Peresmiannya dilakukan oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil pada 30 Januari 2016.

Pembangunan Teras Cikapundung, yang merupakan kerja sama antara Pemkot Bandung dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, berlangsung sejak tahun 2013. Total anggaran yang dikucurkan tidak kurang dari Rp 18 miliar.

Pembangunan Teras Cikapundung merupakan bagian dari program besar Restorasi Sungai Cikapundung. Selain menjaga kualitas air dan mengendalikan banjir, proyek ini juga diniatkan untuk menata bantaran sungai dan meningkatkan fungsi sosialnya sebagai tempat masyarakat bersosialisasi.

Lebih jauh lagi, bukan hanya jadi titik pelesiran, Teras Cikapundung juga diberi beban untuk menjadi pusat edukasi tentang pengelolaan dan perawatan sungai bagi warga dengan melibatkan komunitas-komunitas lokal di sepanjang sungai.

“Dengan Restorasi Sungai Cikapundung ini, diharapkan tersedianya sarana dan prasarana yang akomodatif serta representatif baik dari segi fungsi maupun estetika, guna mendukung program Cikapundung Bersih,” kata Direkrur Jendral Sumber Daya Air (SDA) Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mudjiadi di hari peresmian

Yang harus dicatat dalam sejarah adalah keberadaan 36 kepala keluarga (KK) yang sebelumnya tinggal di lahan tersebut, diawali dari satu keluarga yang menetap sekitar 45 tahun lalu. Secara administratif kampung yang tumbuh di atas lahan milik pemerintah ini tercatat sebagai penduduk RT 05 RW 10 Kelurahan Hegarmanah.

Pada pertengahan tahun 2015 ini, kampung di bantaran Cikapundung itu memperoleh nama baru, yakni Kampung Kolase. Penamaan ini bermula dari proyek kesenian yang digawangi pasangan seniman Herra Pahlasari dan Aminudin TH Siregar, atau akrab dipanggil Ucok. Warga secara aktif terlibat dalam pameran karya kolase di dinding-dinding rumah mereka.

 Mulai pertengahan Oktober 2016, rumah-rumah warga di bantaran Cikapundung itu rata dengan tanah. Ke-36 KK secara bergelombang direlokasi ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Rancacili dengan beberapa keringanan aturan. Kisah Kampung Kolase, yang tak cukup panjang umurnya, tamat. 

Editor: Tri Joko Her Riadi

terbaru

Jadi Ketum ADPMET, Ridwan Kamil Dorong Energi Terbarukan

Bandung Selasa, 2 Maret 2021 | 22:28 WIB

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian resmi mengukuhkan Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) per...

Bandung Raya - Bandung, Jadi Ketum ADPMET, Ridwan Kamil Dorong Energi Terbarukan, Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET),Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Ketum ADPMET Ridwan Kamil,Energi Terbarukan

Bandung Raya Punya Bus Rapid Transit di 2023

Bandung Selasa, 2 Maret 2021 | 21:38 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Setiawan Wangsaatmaja menyambut baik Penandatanganan Kesepatakan B...

Bandung Raya - Bandung, Bandung Raya Punya Bus Rapid Transit di 2023,  Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja,Bus Rapid Transit (BRT),BRT Bandung Raya,BRT Cekungan Bandung

Ridwan Kamil Doakan Covid-19 Pendek Umur

Bandung Selasa, 2 Maret 2021 | 21:34 WIB

Satu tahun sudah sejak kasus Covid-19 pertama kali diumumkan di Indonesia pada 2 Maret 2020. Dalam momen setahun ini Gub...

Bandung Raya - Bandung, Ridwan Kamil Doakan Covid-19 Pendek Umur, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Covid-19 Pendek Umur,Setahun pandemi Covid-19,Emil

Bertemu LIB, Yana Sampaikan Kesiapan Stadion GBLA

Bandung Selasa, 2 Maret 2021 | 19:02 WIB

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mendapat kesempatan bertemu langsung bersama jajaran PT. Liga Indonesia Baru (LIB)...

Bandung Raya - Bandung, Bertemu LIB, Yana Sampaikan Kesiapan Stadion GBLA, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana,Stadion GBLA,PT Liga Indonesia Baru (LIB),Piala Menpora 2021

Warga Kota Bandung Diajak Tanam Sayuran di Pekarangan Rumah

Bandung Selasa, 2 Maret 2021 | 18:43 WIB

Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung mengimbau warga kreatif memanfaatkan lahan yang ada di sekitar rumahnya. Salah s...

Bandung Raya - Bandung, Warga Kota Bandung Diajak Tanam Sayuran di Pekarangan Rumah, Tanam Sayuran di Pekarangan Rumah,Pemkot Bandung,Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung

PWI Kota Bandung dan SMSI Gelar Donor Darah Kamis Mendatang

Bandung Selasa, 2 Maret 2021 | 17:48 WIB

PWI Kota Bandung bekerja sama dengan PWI Peduli Kota Bandung, IKWI Kota Bandung, dan SMSI Jawa Barat, bakal menggelar ba...

Bandung Raya - Bandung, PWI Kota Bandung dan SMSI Gelar Donor Darah Kamis Mendatang, Donor Darah,hpn,PWI Kota Bandung,SMSI Jabar

Karena Covid-19, RPJMD 2018-2023 Kota Bandung Bakal Berubah

Bandung Selasa, 2 Maret 2021 | 15:10 WIB

Hal tersebut sebagai upaya untuk menyusun sinergitas, penyelarasan, dan menyempurnakan tujuan serta sasaran dari visi mi...

Bandung Raya - Bandung, Karena Covid-19, RPJMD 2018-2023 Kota Bandung Bakal Berubah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2018-2023,Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna.,visi misi Kota Bandung,Gelar Konsultasi Rancangan Awal Perubahan RPJMD

artikel terkait

dewanpers