web analytics
  

Liga 1 Mundur ke 2021, Persib Diskusikan Masa Depan tim

Minggu, 1 November 2020 16:19 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Liga 1 Mundur ke 2021, Persib Diskusikan Masa Depan tim, Pelatih Persib Bandung Robert Alberts,Liga 1 2020 Ditunda,nasib liga 1 2020,Persib Bandung

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts. (Ayobandung.com/Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

CICENDO, AYOBANDUNG.COM -- Pelatih Persib Bandung Robert Alberts mengumpulkan seluruh stafnya di Graha Persib. Dalam pertemuan itu, Robert membahas rencana dan langkah tim ke depan setelah mendapat surat resmi dari PSSI soal mundurnya lanjutan Liga 1 2020 ke awal tahun 2021.

Meski begitu, Robert mengaku, tim Persib masih dibuat bingung. Pasalnya dalam surat tersebut, federasi tidak menyebutkan tanggal pasti untuk jadwal lanjutan kompetisi. Hal tersebut membuat tim Persib masih bertanya-tanya.

"Kami berdiskusi untuk rencana berikutnya. Sayangnya dalam surat yang kami terima belum menjelaskan secara pasti kapan kami akan memulai (liga), bagaimana kami memulainya, dan hingga kapan kami baru akan memulainya. Jadi kami masih kebingungan," kata Robert di Graha Persib, Minggu (1/11/2020).

Selain itu, pelatih asal Belanda itu menyebut, mundurnya kompetisi membuat klub harus putar otak untuk mengatur keuangan.

Belum lagi, para pemain maupun pelatih harus mengalami penyesuaian gaji lantaran seretnya pemasukan klub. Bukan tidak mungkin, ketidakpastian Liga 1 berpengaruh terhadap kontrak.

"Tapi yang ingin kami capai adalah bagaimana pemain tidak terdampak baik itu mentalitas maupun fisiknya. Secara fisik tentu itu berkaitan dengan kontrak. Kami bicara mengenai kehidupan banyak orang yang terlibat di sepak bola. Pada akhirnya, pesepak bola, pelatih, dan staf secara prinsip seolah dihukum karena tidak diizinkan untuk bermain sepak bola," katanya.

Robert menyampaikan, selama pandemi Covid-19, gajinya dan pemain harus mengalami pemotongan.

Hal ini membuat mereka merasa cemas karena ketidakjelasan sumber pemasukan. Sementara sepak bola adalah mata pencaharian utama pesepak bola.

"Dan kami tidak mendapat pemasukan yang normal, banyak orang terdampak karena itu, kehidupan keluarga berasal dari pemasukan pemain. Kami tentunya sangat cemas dengan masa depan dan jika itu terjadi maka mereka tidak termotivasi lagi untuk berlatih," katanya.

Dengan kondisi ini, Robert juga mengaku, terpaksa harus membatalkan program latihan pekan ini. Hal ini untuk menyesuaikan dengan keputusan PSSI mengenai kelanjutan Liga 1 yang diundur hingga awal 2021.

Oleh sebab itu, pihaknya saat ini masih menunggu surat resmi untuk jadwal pasti kelanjutan nasib Liga.

"Kami menunggu surat resmi apa yang akan terjadi dan berapa lama ini akan terjadi untuk menentukan langkah berikutnya. Untuk saat ini kami juga (terpaksa) membatalkan latihan. Kami akan bertemu dengan pemain pekan depan, lalu bersama pemain kami akan mengambil keputusan berdasarkan surat resmi dari PSSI," ujarnya.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers