web analytics
  

Sepak Bola Indonesia Sulit Berkembang, Ini Kritik Pelatih Persib

Jumat, 30 Oktober 2020 16:46 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Sepak Bola Indonesia Sulit Berkembang, Ini Kritik Pelatih Persib, Pelatih Persib Bandung Robert Alberts

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts. (Ayobandung.com)

CICENDO, AYOBANDUNG.COM -- Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts masih memiliki optimisme untuk masa depan sepak bola Indonesia. Apalagi sejak musim 2009, dirinya turut menjadi bagian di dalam perkembangan industri sepak bola Tanah Air. 

Sejatinya, Robert menyakini, banyak pihak yang mendukung langkah PSSI untuk memajukan sepak bola Indonesia. Alasan itu pula lah yang membuat Robert memilih untuk berlama-lama menjalani karier kepelatihannya di Indonesia.

"Kami punya masa depan cerah di sepak bola Indonesia. Itu kenapa saya berkomitmen bersama Persib Bandung dan tidak menyebrang ke negara lain untuk memulai hal baru lagi. Indonesia dengan sendirinya menjadi atraktif dalam hal sepak bola," kata Robert, Jumat (30/10/2020). 

Meski begitu, Robert menyadari, ada sejumlah faktor yang menyebabkan sepak bola Indonesia lambat berkembang. Robert menyebut, salah satu faktornya adalah ketiadaan fasilitas memadai yang dimiliki klub-klub sepak bola Indonesia dalam mengembangkan potensi tim masa depan.

"Namun harus mempunyai fasilitas dan memelihara itu. Kami perlu tempat latihan yang bagus, bukan hanya stadion. Klub juga harus mulai membuat fasilitas milik pribadi, bukan menyewa ke pemerintah," katanya.

Robert menyebut, dukungan untuk pengembangan kualitas sepak bola Tanah Air sedianya diberikan oleh berbagai elemen. Mulai dari suporter, sponsor, hingga media massa yang selalu mengamati setiap gerak-gerik dan perkembangan industri sepak bola Indonesia agar semakin baik.

"Pendukung, baik itu suporter yang hidup untuk klub dengan segenap hatinya. Maupun peran media dan sponsor semuanya antusias memberi dukungan terhadap sepak bola Indonesia. Jadi ada masa depan yang fantastis," katanya.

Kendati begitu, Robert memiliki beberapa kritik membangun untuk pengembangan sepak bola Indonesia. Salah satunya, dia berharap, PSSI sebagai induk organisasi sepak bola Tanah Air bisa dihuni para pejabat bersih dan transparan. Pasalnya, Robert menilai, masih ada segelintir oknum yang hanya mengambil keuntungan dari jabatan yang dimilikinya di federasi.

"Lalu apa yang dibutuhkan? Tentunya orang yang pandai mengambil keputusan, bukan orang-orang rakus dan memikirkan kepentingan pribadinya. Bukan orang yang mencari keuntungan dari sepak bola Indonesia. Kalian lihat baru ada perubahan (pemimpin) meski masih ada orang-orang yang tetap mencari keuntungannya sendiri," katanya.

Pelatih asal Belanda itu juga berharap Ketua Umum PSSI bisa jeli dan menangkap basah segelintir orang yang mencoba memanfaatkan jabatannya untuk kepentingan pribadi. Pasalnya, Robert menilai, ketegasan seorang pemimpin organisasi bisa menjadi cerminan citra dan masa depan sepak bola Indonesia.

"Kami harus memperbaiki masa depan sepak bola Indonesia untuk menjadi negara yang terbaik di Asia Tenggara. Dan kami punya kesempatan itu Talenta, kapasitas (pemain), dan suporter semuanya ada di sini. Kami butuh pemimpin yang bagus dan itu bisa membawa sepak bola Indonesia ke depan berada jauh di atas dari tempatnya saat ini," ujarnya.
 

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers