web analytics
  

Hindari Kerumuman, KPU Kabupaten Tasik Atur Teknis Pemilihan

Sabtu, 31 Oktober 2020 20:47 WIB Irpan Wahab Muslim
Umum - Regional, Hindari Kerumuman, KPU Kabupaten Tasik Atur Teknis Pemilihan, protokol kesehatan covid-19,Pilkada Tasikmalaya,KPU Kabupaten Tasikmalaya

Rapat koordinasi pemungutan dan penghitungan suara termasuk sosialisasi bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) tentang teknis pemungutan suara. (AyoBandung.com/Irpan Wahab Muslim)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Meski digelar ditengah Pandemi Covid-19, KPU Kabupaten Tasikmalaya memastikan, tahapan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di Pilkada Tasikmalaya 9 Desember 2020 nanti aman dari penularan Covid-19.

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya Zamzam Zamaludin menjelaskan, KPU akan menjamin pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara nanti aman dari penyebaran Covid-19. Jaminan itu dilontarkan setelah melakukan kegiatan rapat koordinasi pemungutan dan penghitungan suara termasuk sosialisasi bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) kepada masyarakat terus dilakukan.

Mengacu kepada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 di tengah Covid-19, KPU sudah menyiapkan teknis pada saat pencoblosan sesuai protokol kesehatan.

"Masyarakat atau pemilih tidak perlu khawatir ketika nanti menyalurkan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Karena KPU sudah menyiapkan segala sesuatunya sesuai protokol kesehatan," kata Zamzam, Sabtu (31/10/2020).

Sementara itu, Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Jajang Jamaludin menambahkan kegiatan rapat koordinasi pemungutan dan penghitungan suara bersama PPK dan KPPS termasuk PPS sudah berlangsung sejak Selasa (27/10/2020) kemarin.

"Jadi kegiatannya dibagi di setiap daerah pemilihan (dapil) oleh KPU dan diikuti oleh ketua dan seluruh anggota PPK di dapil atau kecamatan setempat, kemudian akan disosialisasikan kepada masyarakat atau pemilih," terang Jajang.

Menurut Jajang, teknis pemungutan dan penghitungan suara di masa pandemi Covid-19, mengacu kepada PKPU Nomor 6 Tahun 2020. Artinya dengan sosialisasi ini untuk menjawab kekhawatiran masyarakat pada saat mencoblos di TPS.

Gambaran teknisnya, jelas Jajang, nanti  sebelum hari-H pemungutan suara, pemilih akan dibagi surat C-Pemberitahuan terlebih dahulu. Didalamnya tercantum himbauan khusus protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan menjaga jarak termasuk jadwal waktu kehadiran di TPS.

“Termasuk, pemilih diharuskan membawa alat tulis sendiri dari rumah, dan mengikuti jadwal kehadiran yang sudah ditentukan oleh KPPS dan PPS setempat. Jadi setiap orang itu berbeda waktu kedatangannya ke TPS berselang 5-10 menitan,” ucap Jajang.

Protokol Kesehatan di TPS 

Disamping itu, tambah Jajang, selain KPPS dan PPS menyampaikan tata cara pencoblosan kepada pemilih, masyarakat juga terus diingatkan tentang protokol kesehatan Covid-19. KPU pun di setiap TPS menyiapkan peralatan protokol kesehatan. Kemudian sebelum, saat pemungutan dan sesudah dilakukan penyemprotan disinfektan di TPS.

"Nanti di setiap TPS, disediakan alat pengukur suhu tubuh, hand sanitizer, alat cuci tangan, termasuk setiap pemilih diberi sarung tangan selain diwajibkan pakai masker. Nanti setelah memilih jempol atau jari tangan pemilih tidak dicelupkan, tetapi oleh PPS diteteskan ke tangan pemilih," terang Jajang.

Kemudian, lanjut dia, kursi atau tempat tunggu pemilih nanti jaraknya diatur tidak berdekatan. Yang biasanya di Pemilu sebelumnya bisa lebih dari 10 sekarang kurang dari 10 orang.

Untuk pengecualian, tambah Jajang, bagi pemilih yang bersuhu tubuh 37,3 derajat akan diperlakukan secara khusus, disediakan tempat di luar TPS, ada TPS mini atau kecil dengan protokol kesehatan ketat, dibantu petugas medis dari Puskesmas.

"Kemudian bagi pemilih atau masyarakat yang sedang dirawat di rumah sakit, atau isolasi mandiri di rumah akan dilayani secara khusus dengan jemput bola, nanti ada petugas dengan peralatan medis lengkap membawa surat suara," tambah Jajang. 

Editor: Tri Joko Her Riadi

artikel terkait

dewanpers