web analytics
  

Awas Kena Tilang! Ini 5 Lokasi Alat Pengukur Kecepatan Kendaraan di Bandung

Sabtu, 31 Oktober 2020 06:25 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, Awas Kena Tilang! Ini 5 Lokasi Alat Pengukur Kecepatan Kendaraan di Bandung , Alat Pengukur Kecepatan,Bandung Hari Ini,CCTV,Jalan Soekarno-Hatta

[Ilustrasi] Alat pengukur kecepatan kendaraan sudah terpasang sedikitnya di 5 lokasi di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. Dengan begitu, siapapun yang melewati batas kecepatan akan ditilang karena telah terekam kamera pengintai (CCTV). (Ayobandung.com/Fichri Hakiim)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM --  Alat pengukur kecepatan kendaraan sudah terpasang sedikitnya di 5 lokasi di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. Dengan begitu, siapapun yang melewati batas kecepatan akan ditilang karena telah terekam kamera pengintai (CCTV).

Lima alat pengukur kecepatan kendaraan tersebut terpasang di:

  1. Jalan Soekarno-Hatta depan STIE Inaba
  2. Di depan CMI Teknologi Radio Transmision
  3. Di depan Resto Cibiuk
  4. Jalan Soekarno-Hatta Nomor 789
  5. Di depan Polda Jabar

Kanit Dikyasa Satlantas Polrestabes Bandung, Iptu Asep Kusmana, mengatakan, "Alat pengukur kecepatannya sudah on (berfungsi), hanya display kecepatannya belum dinyalakan," ujarnya, Jumat (30/10/2020).

Alat pengukur kecepatan kendaraan sudah diletakkan sejak 2 pekan lalu. Sejak terpasang dan berfungsi, alat itu sudah mengukur kecepatan kendaraan. Hanya saja, layar atau tampilan pencatatnya belum difungsikan.

Pemasangan alat pengukur kecepatan tersebut sebagai upaya mencegah kecelakaan di jalan tersebut. Pasalnya, kecelakaan sering terjadi di Jalan Soekarno-Hatta. "Untuk sekarang mencatat base-nya saja, mendatakan kendaraan yang melintas di jalan itu yang melebihi kendaraan," kata Asep.

Alat pengukur kecepatan itu langsung terhubung dengan CCTV. Nantinya, kamera itu akan mengukur kecepatan dan menangkap laju kecepatan kendaraan.

Kamera tersebut akan merekaman identitas mobil yang terekam CCTV. "Ke depan itu akan terkoneksi dengan sistem e-tilang. Kendaraan yang melebihi batas kecepatan 60 km/jam, terekam CCTV, kemudian dikirim surat tilang elektronik," kata dia.

"Faktor terjadinya kecelakaan itu salah satunya karena kecepatan. Batas kecepatan yang dibolehkan maksimal 60 km/jam. Pemasangan alat di sana tujuannya untuk mencegah kecelakaan," tuturnya.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers