web analytics
  

Antisipasi Klaster Wisata, Pemkot Cimahi Gelar Rapid Test

Jumat, 30 Oktober 2020 20:28 WIB Tri Junari
Olahraga - Sepak Bola, Antisipasi Klaster Wisata, Pemkot Cimahi Gelar Rapid Test, Pemkot Cimahi,Klaster Wisata,Rapid Test Corona

Seorang warga menjalani rapid test mandiri di sebuah klinik kesehatan di Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (5/8/2020). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia mengimbau tarif rapid test bagi masyarakat yang hendak melakukan test tersebut secara mandiri paling tinggi sebesar Rp150.000 sesuai surat edaran No. HK.02.02/1/2875/2020. (Kavin Faza)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Mengantisipasi paparan Coronavirus Disease (Covid-19) akibat dari libur panjang pekan ini, Pemerintah Kota Cimahi melakukan rapid test warga luar wilayah di pintu tol Baros dan Cimahi Mall, Jumat (30/10/2020).

Dipilihnya kedua tempat itu sebagai langkah pencegahan kasus Covid dari luar daerah yang berwisata ke Bandung. Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kota Cimahi diturunkan dalam kegiatan ini.

Berdasarkan pantauan, kendaraan plat nomor dari luar daerah dihentikan petugas. Mereka langsung diarahkan ke petugas kesehatan untuk dilakukan rapid test tanpa dipungut biaya alias gratis.

"Ini kan untuk memutus rantai Covid-19. Kami periksa rapid test gratis untuk pelancong yang datang ke Kota Cimahi," kata Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Maria Fitriana saat ditemui disela-sela pemeriksaan.

Dikatakan Pipit, sapaan Maria Fitriana, sasaran prioritas rapid test gratis saat libur panjang ini adalah warga yang datang dari luar daerah. Khususnya yang datang dari zona bahaya penularan Covid-19.

"Tadi terpantau yang kita periksa dari Jakarta, Bogor. Ada juga dari Tasik. Mereka terlihat antusia," ujar Pipit.

Ia mengimbau semua masyarakat, termasuk yang datang ke Kota Cimahi agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Dari mulai mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjaga imun tubuh.

"Saat ini kan Cimahi masih zona oranye. Mudah-mudahan gak bertambah setelah libur panjang," imbuhnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Pratiwi menambahkan, dalam rapid tes untuk pendatang ini pihaknya menargetkan hingga 500 orang bisa ikut melakukan rapid test. Hasilnya akan diinformasikan langsung kepada warga melalui ponsel.

"Kalau reaktif dan pendatangnya masih di Cimahi harus swab tes di Puskemas. Kalau sudah gak di Cimahi, swabnya di daerah masihng-masing," jelasnya.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers