web analytics
  

Kebun Raya Cibodas Diserbu Wisatawan Jakarta

Jumat, 30 Oktober 2020 17:52 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, Kebun Raya Cibodas Diserbu Wisatawan Jakarta, Kebun Raya Cibodas,Wisatawan Jakarta,Libur panjang Maulud Nabi

Kebun Raya Cibodas. (Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Kebun Raya Cibodas menjadi objek wisata favorit wisatawan dalam negeri maupun mancanegara, terutama di hari libur panjang Maulid Nabi Muhammad Saw.

Wajar jika berbagai pihak menyimpan kekhawatiran disaat adanya kenaikan terkonfirmasi positif Covid 19 di kota-kota besar, seperti Jakarta dam sekitarnya, ditakutkan terdapat klaster keluarga baru masa libur panjang ini karena dipastikan ada kerumunan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah wanti-wanti agar warganya disarankan istirahat di rumah saja selama libur panjang, tidak perlu keluar kota untuk berwisata.

“Libur panjang, ada lima hari. Karena (itu) saya imbau kepada seluruh masyarakat jangan sampai timbul klaster keluarga yang sangat besar karena libur bersama," kata Anies dikutip dari Ayojakarta.com.

Tidak hanya Pemprov DKI Jakarta yang khawatir, tetapi pemerintah daerah setempat yang menjadi tujuan wisat memiliki kekhawatiran karena banyaknya pengunjung dari luar daerah yang belum tentu tidak terkonfirmasi positif.

“Kami mengharapkan warga Jakarta Sekitarnya agar menahan diri tidak berkunjung ke Cianjur kalau dalam tidak sehat, kami juga menempatkan Check point di perbatasan Cianjur-Bogor tepatnya di Seger Alam Puncak,” kata Pj Bupati Cianjur Dudi Sudradjat pada Ayobandung.com.

Berdasarkan data dari PT Mitra Natuna Raya (MNR) selaku pengelola wisara Kebun Raya Cibodas, weekday biasanya dikunjungi sekitar rata-rata 500 hingga 900 pengunjung. 

Namun pada libur panjang kali ini mengalami kenaikan 80 persen, pada hari kedua dan ketiga KRC dikunjungi sekitar 2000-2500 pengunjung. Tentu saja ribuan orang ini dikhawatirkan akan muncul klaster keluarga, usai libur panjang baik pengunjunh maupun warga Cianjur.

“Kami maklum kekhawatiran tersebut, tetapi kami dari manajemen menerapkan protokol kesehatan yang ketat bagi pengunjung,” terang General Manager PT MNR KRC Teguh Dwiyanto pada Ayobandung.com, Jumat (30/10/2020).

Tegus menegaskan, jangan harap wisatawan bisa masuk KRC jika tidak memakai masker, tidak mau diukur suhu tubuhnya dan tidak bisa jaga jarak baik saat antri masuk maupun di dalam.

“Petugas KRC tegas dalam hal protokol kesehatan, kalau tidak menjalankan protokol kesehatan akan dipersilahkan pulang lagi. Bahkan, petugas kami tidak henti-hentinya berkelilinh memberitahu agar tetap memakai masker dan jaga jarak selama di dalam KRC, katanya.

Tidak hanya menerapkan protokol kesehatan, manajemen juga membatasi pengunjung. Kapasitas pengunjung KRC itu 21.000 orang, karena ketentuannya 50 persen, maka dibatasi hanya 10.000 pengunjung.

“Tapi selama ini tidak pernah mencapai 10 rbu pengunjung, saat ini mencapai 2000-2500 orang. Luasnya KRC, pengunjung tersebar kemana-mana,” pungkasnya.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Muncul Klaster Pengungsi Longsor di Cianjur, 56 Warga Isolasi Mandiri

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 22:39 WIB

Sebanyak 56 warga dari 80 orang pengungsi bencana longsor Kampung Cingkeuk dan Babakan Cingkeuk Kecamatan Cibeber Kabupa...

Umum - Regional, Muncul Klaster Pengungsi Longsor di Cianjur, 56 Warga Isolasi Mandiri, Klaster Pengungsi Longsor Cianjur,Kasus Covid-19 Cianjur,Korban Longsor Cianjur Positif Covid-19,Pengungsi Longsor Cianjur Positif Covid-19

Preman Pungli Terminal dan Pasar di Majalengka Diamankan Polisi

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 21:01 WIB

Seorang preman pelaku pungli (pungutan liar) berinisial I berhasil diamankan personel Polsek Rajagaluh saat melaksanakan...

Umum - Regional, Preman Pungli Terminal dan Pasar di Majalengka Diamankan Polisi, Polres Majalengka,Operasi Premanisme,razia preman,Polsek Rajagaluh,Pasar Rajagaluh,Terminal Rajagaluh

Pelaku Pembunuhan Bidan di Cianjur Diduga Koleksi Senjata Tajam 

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 19:50 WIB

Fakta mengejutkan mengenai KJ (60) pelaku pembunuhan Neng Imas Mulyani (40) bidan yang merupakan istrinya sendiri. Terny...

Umum - Regional, Pelaku Pembunuhan Bidan di Cianjur Diduga Koleksi Senjata Tajam , Pembunuhan Bidan di Cianjur,Pelaku Pembunuhan Bidan,Kasus Pembunuhan di Cianjur,Polres Cianjur

Reka Adegan Pembunuhan Bidan, Polisi: Diduga Berencana

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 19:29 WIB

Polisi Polsek Bojongpicung mengindikasikan pembunuhan berencana pada kasus meninggalnya bidan oleh suaminya sendiri, usa...

Umum - Regional, Reka Adegan Pembunuhan Bidan, Polisi: Diduga Berencana, Pembunuhan Bidan di Cianjur,Reka Adegan Pembunuhan Bidan,Kapolres Cianjur,Kasus Pembunuhan Bidan,Pembunuhan Berencana Bidan Cianjur

Wagub Jabar: Pancasila Adalah Anugerah

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 19:13 WIB

Setelah pulih dari COVID-19, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum kembali berkegiatan. Pada Kamis 17 Juni 2021, ia...

Umum - Regional, Wagub Jabar: Pancasila Adalah Anugerah, Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum,Hari Lahir Pancasila,Parlemen Mengabdi DPRD Provinsi Jabar,DPRD Jabar

Kabupaten Tasik Akan Evaluasi Belajar Tatap Muka

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 18:54 WIB

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Tasikmalaya Dadan Wardana melakukan pertemuan dengan kepa...

Umum - Regional, Kabupaten Tasik Akan Evaluasi Belajar Tatap Muka, Belajar Tatap Muka di Tasik,PTM di Kabupaten Tasik,Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya,Evaluasi Belajar Tatap Muka

Hindari Kerumunan, Prasmanan dan Salam Amplop akan Ditiadakan di Perni...

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 18:30 WIB

Menghilangkan tradisi makan prasmanan dan salam amplop agar tidak ada kontak langsung dan menghindari kerumunan.

Umum - Regional, Hindari Kerumunan, Prasmanan dan Salam Amplop akan Ditiadakan di Pernikahan, Hindari Kerumunan,Prasmanan,Salam Amplop,Pernikahan,resepsi

Hunian Pasien Covid-19 di RSUD Sayang Cianjur Capai 52 Persen

Regional Kamis, 17 Juni 2021 | 17:37 WIB

Tingkat hunian pasien Covid 19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur mencapai 52 persen. ANgka tersebut menun...

Umum - Regional, Hunian Pasien Covid-19 di RSUD Sayang Cianjur Capai 52 Persen, RSUD Sayang Cianjur,Kasus Covid-19 Cianjur,Hunian Pasien Covid-19 RSUD Sayang,Bupati Cianjur Herman Suherman
dewanpers