web analytics
  

Rekomendasi 7 Tempat Wisata Alam di Lembang dengan Akses Mudah 

Jumat, 30 Oktober 2020 08:22 WIB Andres Fatubun
Gaya Hidup - Wisata, Rekomendasi 7 Tempat Wisata Alam di Lembang dengan Akses Mudah , Wisata Lembang,wisata alam,Liburan panjang,Wisata Bandung

Penginapan alam di Grafika Cikole. (NM Bondan)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Kawasan wisata alam di Lembang masih menjadi tujuan berlibur wisatawan berbagai daerah. Terbukti pada awal libur panjang cuti bersama pekan ini wisatawan mulai berdatangan ke Lembang.

Berdasarkan pantauan pada Kamis (29/10/2020), kendaraan dengan plat selain D mendominasi jalur arah arah Bandung menuju Lembang maupun sebaliknya. 

Agar tidak membuang-buang waktu menentukan obyek wisata yang akan dikunjungi, ayobandung memberikan rekomendasi tujuh tempat wisata alam di Lembang dengan akses masuk yang mudah. Tips lainnya, berangkat lebih pagi akan memudahkan Anda untuk mendapatkan parkir dan suasana obyek wisata yang masih sepi.   

Selain itu, dalam masa pandemi pengelola obyek wisata menerapkan protokol kesehatan sehingga pengunjung harus mentaatinya.

1. Farm House
Farm House sempat booming ketika awal dibuka pada tahun 2015-an. Selain lokasinya yang mudah diakses, pengelola juga menawarkan spot-spot foot yang menarik. Salah satunya yang paling disukai adalah replika rumah hobbit dan bangunan dengan nuansa Eropa. Di tempat ini juga pengunjung bisa berfoto mengunakan pakaian tradisional orang Belanda. 

Selain mengandalkan spot menarik untuk foto, Farm House memiliki mini zoo dan tempat makan atau pusat jajanan atau kuliner yang populer dengan nama Backyard Kitchen.

Pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp25.000 yang tiketnya dapat ditukar dengan welcome drink dan sosis bakar. Sayangnya, Farm House tidak memilii lapangan parkir yang luas. Sehingga ketika penuh, kendaraan harus diparkir di luar area Farm House. 

2. The Great Asia Afrika
Tepat di depan Farm House, terdapat obyek wisata baru yaitu The Great Asia Afrika yang resmi dibuka pada 8 Desember 2019. Berada pada lahan seluas lima hektare tepat berada di lembah menawarkan hawa sejuk dan pemandangan alam perbukitan Kawasan Bandung Utara. 

Dengan merogoh kocek tiket masuk Rp50.000 per orang, wisatawan diajak mengitari miniatur kampung tradisional dari tujuh negara yakni Korea, Thailand, India, Jepang, Indonesia, Afrika dan Timur Tengah. Ornamen bangunan yang khas sesuai di negeri asalnya membuat wisatawan betah berlama-lama menjelajah spot swafoto untuk sekedar mengisi ruang media sosial pribadinya. Bukan hanya bangunan ikonik, pada setiap wahana juga menyajikan makanan atau minuman khas dari negara tersebut.

3. Taman Lembah Dewata
Dari sekian banyak tempat wisata antara Kota Bandung dengan Lembang, Taman Lembah Dewata satu-satunya obyek wisata yang memiliki pemandangan danau. Danau tersebut tidak terbentuk secara alami tapi merupakan danau buatan sebagai penadah hujan. 

Taman Lembah Dewata terletak di sebelah kanan di Jalan Raya Gunung Tangkuban Perahu KM 3.7, Cibogo, Lembang Kabupaten Bandung Barat atau sekitar 10 menit dari Alun-alun Kota Lembang. 

Di obyek wisata ini, pengunjung bisa menimati pemandangan alam danau dan hutan pinus, berkuda, berlayar mengeliligi danau, dan pastinya berfoto di spot yang menarik.

Tiket masuk ke Taman Lembah Dewata sebesar Rp10.000. Namun untuk merasakan aktivitas berkuda dan berlayar dikenakan biaya tambahan.

Taman Lembah Dewata bukan dari Senin hingga Minggu mulai pukul 08.00 – 17.00 WIB.Selain menawarkan aktivitas rekreasi, Taman Lembah Dewata memiliki penginapan berupa vila dengan fasilitas tiga ruang kamar tidur, dapur, kamar mandi dengan air dingin dan panas, gas untuk memasak, hingga peralatan makan dan masak.

4. Grafika Cikole
Grafika Cikole merupakan tempat wisata alam hutan pinus di lereng Gunung Tangkuban Parahu. Letaknya berada di sebelah kiri jalan. Grafika Cikole memiliki lebih banyak ragam wahana permainan dan fasilitas dibandingkan dengan obyek wisata serupa yang dikelola oleh pemerintah.

Di lokasi ini, pengunjung bisa memanfaatkan fasilitas outbound seperti flying fox, ATV, paintball, turun tebing, dan jalan diatas tali yang membentang dari pohon ke pohon. 

Selain itu tersedia juga area camping serta penginapan berupa rumah kayu. Fasilitas camping yang ditawarkan terbilang mewah tapi harga terjangkau. Tak cuma tenda siap pakai dengan alas kayu dan terpal, tapi juga listrik yang tersedia selama 24 jam dan fasilitas air hangat. Sedangkan rumah kayu memiliki fasilitas yang lebih nyaman.

Grafika Cikole buka mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. Namun untuk penginapan di tenda maupun rumah kayu buka hari selama 24 jam

Untuk tiket masuk ke dalam obyek wisata di Lembang ini pengunjung dikenakan tiket Masuk Rp15.000. Tiket ini belum termasuk biaya tambahan jika ingin mencoba berbagai fasilitas outboundnya. 

5. Cikole Jayagiri Resort
Cikole Jayagiri Resort merupakan kawasan wisata hutan pinus dan area camping yang sudah berusia cukup lama. Lokasinya berada di sebelah kanan jalan menuju Tangkuban Parahu.

Dalam setahun belakangan, kawasan hutan wisata yang dikelola oleh PT Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara ini dikelola lebih serius dengan menyediakan penginapan dan beragam permainan outbound.

Di lokasi ini tersedia lima jenis penginapan berupa cottage dengan rentang harga per malamnya dari Rp300.000 hingga Rp2,2 juta. Penginapan ini biasanya digunakan pengunjung yang ingin menjajal sejumlah obyek wisata di Lembang dan Ciater.  

Di tempat ini juga tersedia area camping yang luas yang biasanya dipadati oleh campers pada hari Sabtu.  

Selain menginap di tengah rimbunnya hutan pinus, pengunjung bisa memanfaatkan fasilitas outbound seperti highrope, flying Fox, ATV, Berkuda, dan paintball.  

6. Bandung Treetop Adventure Park
Tak jauh dari Cikole Jayagiri Resort, terdapat Bandung Treetop Adventure Park.

Bandung Treetop Adventure Park merupakan konsep wisata alam yang dibawa dari luar negeri. Konsep petualangan menguji adrenalin ini pertama kali diperkenalkan di Prancis pada 1995. Pada Tahun 2010 masuk ke Indonesia. Selain di Bandung, Treetop Adventure Park hadir di Bali dan Semarang.

Di Bandung Treetop Adventure Park, pengunjung bisa menjajal berbagai wahana bermain yang menguji keberanian yang disebut sirkuit. Setiap sirkuit yang berjumlah enam ini memilki tingkat kesulitan yang bertingkat dan dibatasi oleh aturan usia serta tinggi badan.

Tak cuma untuk orang dewasa, Bandung Treetop Adventure Park pun menyediakan sirkuti tantangan untuk anak-anak. Semua sirkuit itu sudah dilengkapi dengan prosedur keamanan yang sesuai serta perlindungan asuransi.Untuk masuk ke obyek wisata Bandung Treetop Adventure Park pengunjung dikenakan tiket masuk Rp15.000. Sedangkan untuk menjajal treetop dewasa harus memmbayar Rp200.000 dan anak Rp140.000

7. TWA Tangkuban Parahu 
Popularitas Taman Wisata Alam Tangkuban Parahu sudah tak bisa diragukan lagi. Obyek wisata ini menjadi destinasi wajib bagi wisatawan khususnya dari luar kota Bandung.
Pesona Wisata Tangkuban Perahu Lembang.

Tak banyak kegiatan yang bisa dilakukan di tempat ini selain mengaggumi kawah yang masih mengeluarkan asap dan dinginnya hawa pegunungan.

Gunung Tangkuban Parahu memiliki tiga kawah utama yaitu kawah Paguyangan Badak yang berumur kurang lebih 90.000-40.000 tahun. Kemudian Kawah Upas yang ditaksir berumur 40.000-10.000 tahun dan yang terakhir adalah Kawah Ratu yang berumur 10.000 tahun lalu sampai sekarang.

Hal yang perlu diperhatikan pengunjung disini adalah bau gas belerang yang menyengat. Maka disarankan untuk membawa sapu tangan untuk menutupi hidung.

TWA Tangkuban Perahu buka mulai pukul 7 pagi hingga 5 sore.Tarif masuk bagi wisatawan nusantara pada hari biasa adalah Rp20.000 (libur Rp30.000). Pengunjung menggunakan motor dikenakan biaya parkir Rp12.000 (Rp30.000), mobil Rp25.000 (35.000), dan bus Rp110.000 (150.000). 


Dalam masa pandemi ini pengelola memberlakukan protokol kesehatan sehingga pengunjung haru mentaati aturan dari setiap pengelola obyek wisata. 

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers