web analytics
  

Pemilik Restoran di Lembang Meninggal Akibat Covid-19, Wisatawan Tetap Membludak

Jumat, 30 Oktober 2020 07:00 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Ngamprah, Pemilik Restoran di Lembang Meninggal Akibat Covid-19, Wisatawan Tetap Membludak, Lembang,Lembang Diserbu Wisatawan,Wisata lembang,Libur Panjang,Update Covid-19 Kota Bandung,Covid-19 di Lembang

Jalan Setiabudi, di jalur wisata Lembang, terlihat padat oleh kendaraan, Kamis (29/10/2020). (Ayobandung.com/Fichri Hakiim)

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM -- Seorang warga Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), sekaligus pemilik rumah makan dan bakso, terkonfirmasi meninggal dunia positif Coronavirus Disease (Covid-19), Rabu (28/10/2020).

Informasi meninggalnya pria berinisial H (58) itu sempat beredar di media sosial dan membuat panik. Khususnya warga yang tinggal di dekat tempat usaha tersebut dan juga yang dalam seminggu terakhir makan di tempat itu. 

Guna menghindari kepanikan warga, pihak pemerintah Desa Lembang langsung melakukan penutupan sementara tempat usaha tersebut. Serta meminta kepada keluarga dan warga terdekat untuk melakukan swab test di puskesmas. 

"Benar, yang bersangkutan meninggal karena Covid-19. Makanya kami koordinasi ke Puskesmas, lalu sebagai Ketua Gugus Tugas Pemerintah Desa Lembang, saya mengambil langkah menutup dua tempat usaha itu," kata Kepala Desa Lembang, Yono Maryono, Kamis (29/10/2020).

Menurutnya penutupan sementara harus dilakukan guna meminimalisasi potensi penularan. Itu dilakukan secara resmi melalui surat yang dikeluarkan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Desa Lembang, dengan nomor 035/STPC19.LGB/X/2020.

Terkait hasil swab test, pihaknya masih menunguu dalam dua tiga hari semoga hasilnya bisa diketahui. Dirinya berharap hasilnya negatif, sehingga usaha tersebut bisa bisa kembali dibuka. Masyarakat juga jangan panik berlebihan dan tetap menjaga protokol kesehatan.

"Keluarganya yang diswab ada tiga orang, sementara untuk para karyawannya kami minta untuk isolasi mandiri dulu selama dua minggu," tuturnya. 

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan KBB 

Kepala Dinas Kesehatan KBBHernawan Widjajanto membenarkan jika H warga Lembang meninggal dunia di Rumah Sakit Boromeus, Kota Bandung, dikarenakan Covid-19. Pihaknya langsung menerjunkan petugas untuk melakukan traking terhadap kontak erat serta melakukan swab test.

"Traking sudah dilakukan dan swab test juga ke keluarganya, mereka diminta isolasi dulu sebelum hasil swab keluar," ungkapnya. 

Sementara itu, meski ditemukan kasus Covid-19 di sekitar pusat keramaian wisata Lembang tak menyurutkan animo masyarakat untuk tetap berwisata ke objek wisata. 

Pantauan Ayobandung.com pada Kamis (29/10/2020) keramaian wisatawan terlihat di sejumlah objek wisata unggulan di Lembang seperti Tangkuban Parahu, Farmhouse, Floating Market, The Great Asia Afrika, Orchid Forest dan The Lodge Maribaya.

Ramainya kunjungan juga nampak dari padatnya arus lalu lintas di ruas jalan menuju Lembang seperti dari arah Bandung, punclut, subang maupun Cimahi.

KBO Satlantas Polres Cimahi Iptu Erin Heriduansyah mengatakan pada hari kedua libur panjang cuti bersama, arus lalulintas di Lembang ramai rapat sehingga terjadi penumpukan di kawasan Alun-alun Lembang

"Situasi arus lalin pada hari kedua libur panjang ini terpantau ramai rapat. Kita akan lakukan penarikan kendaraan dari atas (Lembang) ke bawah (Bandung)," ungkap Erin.

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers