web analytics
  

4 Dampak Buruk Banyak Minum Kafein, Cemas hingga Rusak Otot

Kamis, 29 Oktober 2020 12:18 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Gaya Hidup - Sehat, 4 Dampak Buruk Banyak Minum Kafein, Cemas hingga Rusak Otot , Kafein,Dampak Buruk Kafein,Kesehatan,Kopi

[Ilustrasi] Kafein yang terdapat dalam kopi adalah zat yang dapat meningkatkan suasana hati, metabolisme, serta kinerja fisik dan mental. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, kafein bisa membahayakan kesehatan. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM Kafein yang terdapat dalam kopi adalah zat yang dapat meningkatkan suasana hati, metabolisme, serta kinerja fisik dan mental. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, kafein bisa membahayakan kesehatan.

Kafein masih aman dikonsumsi oleh kebanyakan orang dalam jumlah rendah hingga sedang. Namun, kafein dosis tinggi mungkin memiliki efek samping yang berbahaya.

Berikut ini beberapa efek samping jika terlalu banyak mengonsumsi kafein.

1. Cemas

Kafein dapat meningkatkan kewaspadaan. Kafein memblokir efek adonesine—zat kimia di otak yang membuat seseorang merasa lelah. Di saat bersamaan, kafein memicu pelepasan hormon adrenalin, yang terkait dengan pelepasan energi. Karena itu, dalam dosis yang tinggi, kafein bisa menyebabkan kecemasan dan kegugupan.

Gangguan kecemasan yang disebabkan kafein adalah salah satu dari 4 sindrom yang tercantum dalam manual diagnostic dan statistik gangguan mental (DSM), yang diterbitkan oleh American Psychiatric Assosiation.

2. Insomnia

Kafein bisa membuat orang terjaga. Namun, jika terlalu sering dan melebihi dosis, seseorang akan insomnia.

3. Masalah pencernaan

Kafein merangsang pergerakan usus dengan meningkatkan gerakan peristaltic, kontraksi yang memindahkan makanan melalui saluran pencernaan. Tidak mengherankan bahwa kafein dalam dosis besar dapat menyebabkan buang air besar atau bahkan diare bagi sejumlah orang.

4. Kerusakan otot

Rhabdomyolysis adalah kondisi yang sangat serius karena serat otot yang rusak memasuki aliran darah dan menyebabkan gagal ginjal. Penyebabnya, umumnya, adalah trauma, infeksi, ketegangan otot, dan serangan racun.

Namun, ada laporan tentang rhabdomyolysis yang disebabkan konsumsi kafein berlebihanan, meskipun hal itu terbilang jarang.

Dalam satu kasus, seorang wanita mengalami mual, muntah, dan urine berwarna gelap setelah meminum 1 liter kopi yang mengandung sekitar 565 mg kafein.

Kafein sangat berbahaya biila dikonsumsi dalam jumlah besar dan dalam waktu singkat, terutama bagi seseorang yang tidak terbiasa atau sangat sensitif terhadap efek kafein.

Untuk mengurangi semua efek yang bisa ditimbulkan, sebaiknya membatasi asupan kafein maksimal 250 mg kafein per hari atau bahkan lebih rendah. (Haidar Arrahman)

Sumber: healthline.com
Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers