web analytics
  

26 Ribu Rapid Test Antibodi Disiapkan untuk Wisatawan di Jabar Selama Libur Panjang

Kamis, 29 Oktober 2020 21:39 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Regional, 26 Ribu Rapid Test Antibodi Disiapkan untuk Wisatawan di Jabar Selama Libur Panjang, Rapid test antibodi,Tes Covid-19 Acak,Pemprov Jabar,Libur Panjang,Wisatawan

Rapid Test. (Ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Selama libur panjang, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyediakan lebih dari 26 ribu alat tes Covid-19 untuk mengetes wisatawan yang berlibur di wilayah Jabar. Pengetesan tersebut dilakukan untuk melacak kemungkinan adanya penyebaran Covid-19 terutama di tempat-tempat wisata.

Pengetesan tersebut dilaksanakan dalam operasi gabungan yang juga bekerjasama dengan pemerintah daerah di masing-masing kabupaten/kota di Jabar sejak Rabu 28 Oktober 2020. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Jabar dr Marion Siagian mengatakan, Pemprov Jabar telah menyiapkan 26.700 alat rapid tes antibodi untuk melaksanakan operasi tersebut.

Selain itu, disiapkan pula 1.935 alat pelindung diri dan 14.400 VTM atau Viral Transport Medium (VTM). Alat ini adalah tempat penyimpanan spesimen sampel lendir tenggorok hasil uji usap.

Pengetesan acak Covid-19 terhadap wisatawan di Jabar ini menyasar 54 destinasi wisata di 14 kabupaten/kota. Beberapa tempat wisata yang menjadi perhatian di kawasan Lembang Bandung Barat, Ciwidey Kabupaten Bandung, pemandian air panas Ciater di Subang, Puncak Bogor,  serta kawasan pantai selatan Jabar.

Selain tes acak, memberikan edukasi kepada warga tentang protokol kesehatan (prokes) selama berwisata. Yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak.

“Edukasi mengenai wisata yang aman dengan prokes Covid-19 juga dilakukan,” kata Marion.

Juru Bicara Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Jabar Daud Achmad mengatakan, nantinya warga yang mendapat tes antibodi dapat menunggu hasilnya selama 15 menit. Jika reaktif, maka akan dilanjutkan uji usap baik menggunakan mobile PCR maupun cara biasa.

“Sambil menunggu hasil swab kami minta yang bersangkutan (yang reaktif) tidak kemana-mana dulu. Kalau misalnya uji usap manual, terpaksa disuruh pulang dulu untuk isolasi mandiri sampai hasilnya keluar,” ungkapnya.

Adapun data pengetesan per-hari ini salah satunya datang dari poskes Kodim 0616/Indramayu. Para petugas Dinkes Indramayu melakukan rapid tes di Pantai Pletong, Desa Ujung Gebang, Kecamatan Sukra.

 “Terjaring 50 orang dengan hasil non reaktif,” ungkap Daud.

Selain itu, pengetesan juga dilakukan di poskes Kodim 0620/Sumber dan Puskesmas Plered di Desa Gamel, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon. Hasilnya, terjaring 29 orang dengan hasil non reaktif.     

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers