web analytics
  

Masuk Objek Wisata di Lembang, Pengunjung Jalani Rapid Test

Kamis, 29 Oktober 2020 20:43 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Ngamprah, Masuk Objek Wisata di Lembang, Pengunjung Jalani Rapid Test, Objek Wisata di Lembang,Rapid Test Corona,Bupati Bandung Barat Aa Umbara

Objek Wisata di Lembang. (Dok Humas Pemprov Jabar)

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM -- Mengantisipasi penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) klaster wisata pada libur panjang pekan ini wisatawan yang berkunjung ke sejumlah objek wisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dirapid test.

Pantauan Ayobandung.com, rapid tes dilakukan secara acak khusus bagi wisatawan yang akan masuk ke objek wisata Lembang Park and Zoo. Bagi wisatawan yang diketahui suhu tubuh diatas 37,5 wajib melakukan rapid test.

Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna menilai, secara umum kesadaran pengunjung menerapkan protokol kesehatan sudah baik. Namun, pihaknya tidak mau kecolongan sehingga rapid tes dilakukan langsung didepan objek wisata.

"Ditanya mereka datang dari mana, dengan siapa, dan kondisinya bagaimana. Kalau yang enggak pakai masker diingatkan. Tapi kebanyakan sudah sadar akan pentingnya protokol kesehatan," kata Bupati Bandung Barat kepada wartawan saat mengecek penerapan protokol kesehatan (prokes) di sejumlah objek wisata di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (29/10/2020). 

Aa Umbara mengemukakan, sebelum masuk ke tempat wisata, pengunjung juga dicek suhu tubuh. Jika ada yang suhu tubuh di atas 37,5 maka akan diarahkan untuk rapid test. Itu sebagai antisipasi Covid-19 serta keamanan bagi pengelola, karyawan, dan juga pengunjung lainnya.

Aa Umbara menyebutkan, petugas dari dinas kesehatan disiapkan termasuk 5 personel BPBD untuk mengingatkan soal protokol kesehatan. Kapasitas pengunjung juga masih dibatasi maksimal 50% untuk mengurangi kerumunan orang di dalam kawasan.

"Terus diingatkan ke pengelola wisata dan wisatawan harus betul-betul menjaga protokol kesehatan. Tapi sejauh ini kasus yang muncul dari tempat wisata tidak ada," tandasnya.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers