web analytics
  

Polisi: Belum Ada Pencabutan Laporan Terkait Kasus Bahar

Kamis, 29 Oktober 2020 11:09 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, Polisi: Belum Ada Pencabutan Laporan Terkait Kasus Bahar, Bahar Bin Smith,kronologi kasus Bahar bin Smith,Kasus Habib bahar bin Smith,Penganiayaan Bahar

Terdakwa kasus dugaan penganiayaan terhadap dua remaja, Habib Bahar bin Smith menjalani sidang vonis di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Jalan Seram, Kota Bandung, Selasa (9/7/2019). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Hendy, Kuasa hukum Andriansyah, sopir taksi online korban dugaan penganiayaan Bahar bin Smith, mengaku sudah mencabut laporan kliennya. Ia mengaku, laporan sudah dicabut sejak Mei 2020 lalu.

Menanggapi kasus itu, Dirreskrimum Polda Jabar Kombes Pol Chuzaini Patoppoi mengatakan, Polda Jabar belum pernah menerima surat perdamaian ataupun pencabutan laporan.

"Sampai saat ini, penyidik belum pernah mencabut surat perdamaian dan surat pencabutan laporan," ujar Patoppoi, Kamis (29/10/2020).

Berdasarkan surat nomor B/4094/X/2020/Ditreskrimum yang dikeluarkan di Bandung pada 21 Oktober, Bahar ditetapkan sebagai tersangka berdasar laporan pada 4 September 2018 lalu dengan pelapor bernama Andriansyah.

Dalam kasus ini, bahar diduga melakukan penganiayaan secara bersama-sama, sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP dan 351 KUH Pidana.

Mengingat belum diterimanya surat pencabutan ataupun perdamaian maka Polda Jabar masih menetapkan Bahar bin Smiht sebagai tersangka.

"Sampai saat ini, penyidik belum pernah menerima surat perdamaian dan pencabutan laporan. Berdasarkan hasil gelar dan surat ketetapan, ya masih tersangka," katanya.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers