web analytics
  

Libur Panjang, Arus Lalu Lintas Cileunyi Ramai Lancar

Kamis, 29 Oktober 2020 10:23 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Soreang, Libur Panjang, Arus Lalu Lintas Cileunyi Ramai Lancar, Lalu Lintas Cileunyi,Lalu Lintas Nagreg,lalu lintas Bandung,Info lalu lintas Bandung

Ilustrasi jalur Nagreg lengang. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

CILEUNYI, AYOBANDUNG.COM -- Arus lalu lintas di Cileunyi di libur panjang akhir Oktober ini ramai lancar.

Menurut pantauan Ayobandung.com, Kamis (29/10/2020), sepanjang jalur Cileunyi terlihat ramai lancar walaupun ada peningkatan volume kendaraan dibanding hari biasa.

Kepadatan terpantau terjadi di depan bekas terminal Cileunyi sampai persipangan menuju Jatinangor.

Setelah melintasi simpang Jatinangor, arus kembali lancar. Begitu juga dengan arus lalu lintas dari arah pintu tol Cileunyi.

Arus lalu lintas lancar terpantau sampai ke Nagreg, Kabupaten Bandung. Tidak ada antrean kendaraan di jalur ini.

Walau demikian, polisi tetap melakukan penjagaan di sejumlah titik rawan.

Titik kemacetan di Kabupaten Bandung

Polresta Bandung mewaspadai tiga titik kemacetan pada saat libur panjang akhir pekan ini. Sejumlah personel akan ditempatkan di titik rawan tersebut.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan, Kabupaten Bandung merupakan daerah tujuan wisata, sehingga saat liburan ini dimungkinkan banyak orang yang menuju sejumlah objek wisata terutama di selatan Kabupaten Bandung.

"Kami sudah diingatkan untuk mengantisipasi banyaknya pengunjung ke objek wisata. Akan kami tempatkan personel untuk pengamanan jalur juga di objek wisata supaya tidak menimbulkan kerumunan," tutur Hendra, Selasa (27/10/2020).

Selain menjadi tujuan wisata, Kabupaten Bandung juga menjadi lintasan bagi orang yang akan menuju daerah lain, seperti Cileunyi dan Nagreg.

Dua titik tersebut sering terjadi antrean kendaraan saat aktivitas kendaraan meningkat drastis. "Kami membuat pos yang menjadi titik rawan," ucapnya.

Selama libur panjang akhir pekan ini, Polresta Bandung mengerahkan 300 personel yang ditempatkan di tiga titik rawan tersebut.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers