web analytics
  

Libur Panjang, Mal di Bandung Dipenuhi Warga

Kamis, 29 Oktober 2020 06:17 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Libur Panjang, Mal di Bandung Dipenuhi Warga, Libur Panjang Bandung,Trans Studio Mall Bandung,Bandung Hari Ini,Bandung zona oranye

Kepadatan pengunjung di Trans Studio Mal (TSM), Rabu (28/10/2020). (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

BATUNUNGGAL, AYOBANDUNG.COM -- Mal di Kota Bandung diserbu warga saat hari pertama libur panjang, Rabu (28/10/2020) kemarin. Salah satunya seperti yang terpantau di Trans Studio Mal (TSM).

Sekira pukul 16.00 WIB, beberapa titik pusat perbelanjaan di mal dipenuhi warga. Mayoritas warga memadati area department store, foodcourt, dan area tempat bermain anak.

Di tempat parkir kendaraan, terdapat sejumlah bus yang terparkir membawa rombongan wisatawan. Bus tersebut terpantau berasal dari Bandung Raya dan Jakarta.

Keramaian TSM hari ini lebih padat dibandingkan dengan hari kerja biasa selama pandemi Covid-19. Waktu libur yang cukup panjang memancing wisatawan dalam maupun luar kota untuk mengunjungi pusat perbelanjaan.

Antrean pengunjung nampak bertumpuk di area kasir-kasir department store, restoran, dan wahana tempat bermain anak. Sejumlah toko nampak memanfaatkan momentum libur panjang ini untuk menggelar diskon.

Salah seorang pengunjung, Windy (35) mengaku baru kembali mengunjungi mal di masa pandemi Covid-19. Masa libur panjang tersebut digunakannya untuk berwisata kuliner mencari jajanan "kekinian" di mal.

"Alasan ke sini (mau TSM) karena dekat dari rumah. Udah lama banget enggak jajan makanan, tujuannya memang untuk jajan sih bukan untuk belanja produk fesyen," ungkapnya kepada Ayobandung.com.

Dia yang datang bersama dua temannya menyebut tetap berupaya menjalankan protokol kesehatan seketat mungkin agar kegiatan wisatanya berlangsung aman. Dia juga sebisa mungkin menghindari kerumunan pengunjung.

"Ada sih rasa khawatir tapi jalani protokol kesehatan saja dengan ketat. Kalau ada kerumunan juga lebih baik menjauh," ungkapnya.

Bandung Zona Oranye

Menurut data level kewaspadaan Covid-19 Kab/Kota di Jabar Priode 19-25 Oktober 2020, Bandung saat ini zona oranye. Pada periode ini, terdapat 4 kabupaten/kota zona kuning dan 22 lainnya berada di zona oranye.

Sementara itu, pada 5 Oktober 2020, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan Kota Bandung masuk zona merah corona dengan 4 daerah lain, yakni Kabupaten Bandung Barat, Kota Bogor, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi.

Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, Kota Bandung adalah salah satu daerah destinasi wisata yang kerap dibanjiri warga luar kota, baik untuk bekerja maupun berwisata. Hal itu berdampak pada risiko penyebaran corona yang cukup tinggi

"Untuk menyikapi kebijakan tersebut tentu mobilitas masyarakat harus jauh lebih maksimal (untuk diawasi), tapi saya jujur kesulitan pada saat mengendalikan warga dari luar Kota Bandung," ungkap Ema, Senin (5/10/2020) sore.

Dia mengatakan, aktivitas warga luar kota di Kota Bandung sangat tinggi setiap harinya. Dia menduga hal tersebut menjadi salah satu faktor penyumbang meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Bandung yang berimbas pada perubahan zona kewaspadaan.

"Orang kerja ke Kota Bandung, beraktivitas di Bandung. Kami pun menduga kasus ini bisa saja akibat mobilitas yang masuk ke Kota Bandung sangat tinggi, dan mengendalikannya tidak mudah," ungkapnya.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers