web analytics
  

Libur Panjang, Warga Serbu Mal di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2020 17:48 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Libur Panjang, Warga Serbu Mal di Bandung, mal Bandung,Tips wisata saat pandemi,Trans Studio Mall Bandung,Libur panjang Maulud Nabi

Kepadatan pengunjung di Trans Studio Mal (TSM), Rabu (28/10/2020). (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

BATUNUNGGAL, AYOBANDUNG.COM -- Hari pertama libur panjang di Kota Bandung diwarnai kepadatan pengunjung di sejumlah mal. Salah satunya seperti yang terpantau di Trans Studio Mal (TSM), Rabu (28/10/2020).

Berdasarkan pantauan Ayobandung.com, pada siang menjelang sore pukul 16.00 WIB, beberapa titik pusat perbelanjaan di dalam mal tersebut dipenuhi warga. Mayoritas warga memadati area department store, foodcourt, dan area tempat bermain anak.

Di tempat parkir kendaraan, terdapat sejumlah bus yang terparkir membawa rombongan wisatawan. Bus tersebut terpantau berasal dari Bandung Raya dan Jakarta.

Keramaian TSM hari ini lebih padat dibandingkan dengan hari kerja biasa selama pandemi Covid-19. Waktu libur yang cukup panjang memancing wisatawan dalam maupun luar kota untuk mengunjungi pusat perbelanjaan.

Antrean pengunjung nampak bertumpuk di area kasir-kasir department store, restoran, dan wahana tempat bermain anak. Sejumlah toko nampak memanfaatkan momentum libur panjang ini untuk menggelar diskon.

Salah satu pengunjung, Windy (35) mengaku baru kembali mengunjungi mal di masa pandemi Covid-19. Masa libur panjang tersebut digunakannya untuk berwisata kuliner mencari jajanan "kekinian" di mal.

"Alasan ke sini (mau TSM) karena dekat dari rumah. Udah lama banget enggak jajanan makanan, tujuannya memang untuk jajan sih bukan untuk belanja produk fesyen," ungkapnya kepada Ayobandung.com.

Ia yang datang bersama dua temannya menyebut tetap berupaya menjalankan protokol kesehatan seketat mungkin agar kegiatan wisatanya berlangsung aman. Ia juga sebisa mungkin menghindari kerumunan pengunjung.

"Ada sih rasa khawatir tapi jalani protokol kesehatan saja dengan ketat. Kalau ada kerumunan juga lebih baik menjauh," ungkapnya.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers