web analytics
  

Semburan Lumpur Campur Gas Muncul di Indramayu

Rabu, 28 Oktober 2020 15:29 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Semburan Lumpur Campur Gas Muncul di Indramayu, Semburan lumpur Indramayu,Semburan gas Indramayu,lumpur dan gas Indramayu

Semburan lumpur bercampur gas di Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

INDRAMAYU, AYOBANDUNG.COM -- Semburan lumpur bercampur gas ditemukan di Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu. Warga sempat dibuat cemas dengan temuan itu.

Belakangan diketahui semburan lumpur di Blok Cilumbu RT 12/05 muncul bersama gas. Warga khawatir mengingat semburan itu berasal dari dalam tanah di tengah sawah dan tak jauh dari permukiman warga.

Layaknya air mendidih, lumpur yang muncul dari sebuah lubang itu berwarna hitam dan baunya mirip minyak. Warga mengenali area yang kini dikelilingi pita kuning garis polisi itu bekas sebuah sumur dari zaman Belanda.

"Sebelum muncul semburan, kedengaran ledakan dulu," ungkap seorang warga, Abidin (60), Rabu (28/10/2020).

Ledakan terdengar sekitar pukul 07.40 WIB pada Selasa (27/10/2020). Sekalipun tak keras, suara ledakan itu tetap mengejutkan warga yang mendengarnya.

Mereka pun lantas mencari tahu sumber suara dan menemukan sebuah lubang di areal ladang. Setengah jam berikutnya warga kembali dikejutkan dengan kemunculan lumpur dari dalam lubang itu.

Warga yang sempat panik lantas menghubungi aparat desa dan kecamatan setempat. Kekhawatiran warga kini bertambah mengingat semburan terlihat lebih tinggi dengan kisaran 30-50 cm.

"Waktu pertama dilihat sih enggak sebesar itu (semburannya). Makanya, kami jadi tambah khawatir," ujarnya.

Formalities Staf Pertamina Field Jatibarang, Renita Yulia meyakinkan, Pertamina EP Field Jatibarang telah meninjau lokasi dan memasang garis pengaman.

"Tim produksi kami sudah meninjau ke lokasi dan memasang safety line di titik bubble itu," tuturnya.

Dia memperkirakan kemunculan semburan lumpur itu didefinisikan sebagai semburan gas liar. Kejadian itu sempat terjadi pula pada 2015 dan 2017.

Bubble atau semburan lumpur akibat gas liar itu, jelasnya, memang berada di area sumur lama peninggalan Belanda. Jaraknya sekitar 300 m dari sumur BDA-02.

"Ini semburan gas liar, kemungkinan kejadian ini seperti 2017 dan 2015," ujarnya.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers