web analytics
  

Hari Pertama Libur Panjang, Volume Kendaraan Masuk Bandung Masih Normal

Rabu, 28 Oktober 2020 12:24 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, Hari Pertama Libur Panjang, Volume Kendaraan Masuk Bandung Masih Normal, lalu lintas Bandung,Libur panjang Maulud Nabi,kemacetan Bandung

Jalan Ir. H Djuanda, Kota Bandung, Sabtu (22/8/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak lebih dari 5.000 kendaraan sudah memasuki Kota Bandung pada hari pertama libur panjang, Rabu (28/10/2020). Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan, volume kendaraan ini masih normal.

"Ini masih normal. Masih 5.000 berarti masih normal, kalau 6.000 sudah macet. Tentu, kita lakukan pengamanan lalu lintas di titik kemacetan," ujarnya di Polrestabes Bandung, Rabu (28/10/2020).

Ulung memprediksi kendaraan yang masuk ke Kota Bandung akan mulai meningkat pada Kamis (29/10/2020). "Kemungkinan besok puncaknya," tambahnya.

Petugas kepolisian juga memberikan pengamanan dan mengatur lalu lintas di titik-titik lokasi yang dinilai rawan terjadi kemacetan. "Kita tetap memberikan pelayanan, polisi lalu lintas mengatur di titik rawan kemacetan," kata Ulung.

Dilihat dari Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, hari libur nasional Oktober 2020 jatuh pada 29 Oktober yakni Maulid Nabi Muhammad SAW. Sementara untuk libur cuti bersama jatuh pada 28 dan 30 Oktober 2020.

Rekayasa lalu lintas Bandung

Sebelumnya, petugas Kepolisian Satuan Lalu Lintas Polrestabes Bandung akan melakukan rekayasa lalu lintas jelang libur panjang. Namun, rekayasa lalu lintas itu bersifat situasional.

Kasatlantas Polrestabes Bandung Kompol M. Rano Hadiyanto mengatakan, polisi akan melakukan rekayasa lalu lintas jika terjadi kemacetan. Ia juga menuturkan, sebanyak 200 personel kepolisian dikerahkan untuk berjaga selama libur panjang.

"Pada saat ada kepadatan, misalnya ke arah Lembang kami akan komunikasi dengan Polres Cimahi. Apabila polres Cimahi akan melaksanakan cara bertindak satu arah, maka kita akan mendukung di daerah perbatasan di Ledeng," ujar Rano, Kamis (22/10/2020).

Jika kemacetan semakin parah, petugas kepolisian akan melakukan beberapa pengalihan jalan. "Kalau one way (satu jalur) tidak dilakukan, sedangkan sudah terjadi kepadatan stuck mengarahkan ke Setiabudi, maka yang dari arah bawah kita belokan ke kiri ke Sersan Bajuri," jelas Rano.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers