web analytics
  

3 Kekeliruan soal Vagina yang Harus Diketahui

Rabu, 28 Oktober 2020 08:03 WIB
Gaya Hidup - Sehat, 3 Kekeliruan soal Vagina yang Harus Diketahui, Vagina,Kesehatan,Tips Kesehatan,Hubungan Seksual

Ilustrasi (Shutterstock)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Mitos dan informasi yang salah tentang vagina dan vulva hingga kini masih terus terjadi di masyarakat. Salah satunya anggapan bahwa ada makanan tertentu yang bisa membuat vagina wangi.

Melalui bukunya The Vagina Bible, ginekolog Jen Gunter mencoba menghilangkan prasangka tentang mitos yang berhubungan dengan vagina.

Berikut beberapa mitos tentang vagina dan vulva yang ingin Gunter luruskan, melansir Insider.

1. Mitos Mengonsumsi makanan tertentu membuat vagina berbau wangi

Dalam bukunya The Vagina Bible, Gunter menjelaskan bakteri sehat dalam vagina seseorang, selain lendir serviksnya, bakteri tersebut bertanggung jawab atas bau di area kewanitaan.

Semua ini tidak ada hubungannya dengan makanan sama sekali. Makanan tidak dapat membunuh, mengubah, atau membuat bakteri berkembang biak dengan cara apapun.

Selain itu, belum ada penelitian yang menunjukkan jenis makanan berdampak pada bau vagina.

Jika vagina berbau tidak normal, kemungkinan disebabkan oleh infeksi yang memerlukan konsultasi dengan dokter.

2. Mitos Persalinan dini dapat terjadi apabila melakukan penetrasi saat berhubungan intim

Beberapa wanita hamil mungkin takut melakukan hubungan intim penetrasi karena khawatir hal itu dapat menyebabkan persalinan dini.

Padahal, menurut Gunter, berhubungan intim selama kehamilan itu benar-benar aman dan tidak akan menyebabkan persalinan dini. Hal itu kecuali Anda memiliki masalah serviks yang dapat meningkatkan kehamilan berisiko.

3. Mitos Menggunakan produk khusus untuk membersihkan vagina

Sekarang ini banyak produk yang mengklaim dapat membuat vagina Anda berbau segar dan bersih.

Kenyataannya, produk ini tidak baik untuk vagina dan vulva. Dokter kandungan termasuk Gunter bahkan telah memperingatkan untuk tidak menggunakannya.

Kerap, produk ini mengandung aroma tambahan yang menurut dokter kandungan dr Donnica Moore bermasalah. Wewangian berpotensi mengiritasi vagina dan menyebabkan peradangan, gatal, dan nyeri.

Selain itu, Moore berpendapat jika seseorang sudah memiliki infeksi ragi atau infeksi vagina akibat bakteri dan mencoba membilas daerah tersebut dengan produk pembersih area kewanitaan, sebenarnya malah dapat mendorong bakteri lebih jauh ke dalam leher rahim dan memperburuk infeksi.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers