web analytics
  

Pandangan Lain Robert Alberts soal Nasib Liga 1 2020

Selasa, 27 Oktober 2020 21:37 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Pandangan Lain Robert Alberts soal Nasib Liga 1 2020, Pelatih Persib Bandung Robert Alberts,Liga 1 2020

Pemain Persib menghampiri sang pelatih, Robert Alberts dalam laga Liga 1 musim 2019. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Banyak tim peserta menilai Liga 1 2020 telah tutup buku. Buramnya masa depan kompetisi musim 2020 ini membuat optimisme peserta liga lambat laun meredup.

Bagaimana tidak? Tim peserta tampaknya sudah bosan dibuat galau dengan dua kali penangguhan kompetisi. Semula, liga akan digelar kembali pada awal Oktober usai dihentikan akibat pandemi Covid-19. Namun secara mendadak, lanjutan Liga 1 2020 dibatalkan, H-2 sebelum kick off lanjutan Liga.

Sementara itu, muncul kabar Liga akan kembali digelar awal November. Namun kabar itu pun masih sebatas spekulasi. Pasalnya, PSSI dan PT LIB belum memutuskan jadwal Liga 1 2020 karena belum turun izin keramaian dari Polri.

Di tengah situasi ini, pelatih Persib Bandung Robert Alberts memiliki pandangan lain. Robert meyakini kompetisi musim 2020 belum berakhir dan memungkinkan masih bisa bergulir.

"Saya rasa liga belum berakhir. Tidak ada yang berdiskusi dan semuanya masih sekadar spekulasi saja," kata Robert, Selasa (27/10/2020).

Pelatih asal Belanda itu juga ogah menanggapi kabar burung yang membuat motivasi tim asuhannya menurun. Karenanya, dirinya enggan banyak berspekulasi sebelum ada kepastian resmi dari otoritas sepak bola Tanah Air.

Selagi masih belum ada kejelasan, pelatih berusia 65 tahun itu menegaskan, Persib akan tetap mempersiapkan diri secara maksimal andai sewaktu-waktu kompetisi kembali bergulirnya. Apalagi dirinya berkeyakinan lanjutan Liga 1 2020 akan kembali bergulir setelah Pilkada serentak 2020 selesai.

"Seperti yang saya katakan, kami di Persib Bandung fokus untuk mempersiapkan dimulainya kembali liga pada Januari dan itu berdasarkan indikasi yang kami dapat," ujarnya.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus
dewanpers