web analytics
  

Cara Asyik Warga Binaan Sukamiskin Jaga Daya Tahan Tubuh Saat Pandemi

Selasa, 27 Oktober 2020 15:34 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Bandung Raya - Bandung, Cara Asyik Warga Binaan Sukamiskin Jaga Daya Tahan Tubuh Saat Pandemi, Lapas Sukamiskin,Senam warga binaan Sukamiskin,senam body fit

Warga binaan Lapas Sukamiskin melakukan senam untuk menjaga daya tahan tubuh saat pandemi. (Ayobandung.com/Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

ARCAMANIK, AYOBANDUNG.COM -- Daya tahan tubuh yang kuat menjadi salah satu benteng menghadapi covid-19. Olahraga teratur menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan dan kebugaran.

Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas 1 Sukamiskin Bandung juga menanamkan prinsip pada warga binaannya bahwa kesehatan itu mahal. Pasalnya, jiwa yang sehat ditunjang dengan jasmani yang sehat pula.

Hal itu juga diterapkan Creator Body Fit Class, Anoy Roz yang sekaligus juga merupakan atlet Binaragawati Indonesia melalui rangkaian konsep kebugaran body fit. 

Melalui gerakan melawan Covid-19 dan mengubah perilaku di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dan mematuhi protokol kesehatan, Anoy Roz mengajak warga binaan Lapas Kelas 1 Sukamiskin Bandung untuk memproteksi diri dari dalam dengan meningkatkan imunitas dan kekebalan tubuh melalui olahraga body fit.

Anoy Roz menyampaikan, tujuan kegiatan ini untuk membangkitkan semangat berolahraga dalam meningkatkan imunitas dan kekebalan tubuh sebagai proteksi dari dalam kepada para warga binaan. Karenanya, sepanjang kegiatan, warga binaan antusias dalam mengikuti setiap gerakan.

"Kegiatan ini tujuannya untuk mengajak olahraga kepada bapak-bapak di lapas ini untuk meningkatkan imunitas tubuh dan kekebalan tubuh agar terhindar dari virus-virus penyakit dalam masa pandemi seperti ini. Kegiatan ini juga sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-92 Tahun dan Hari Dharma Karya Dhika Kementerian Hukum dan HAM," kata Anoy saat ditemui Ayobandung.com usai acara, Selasa (27/10/2020).

Anoy Roz menyampaikan, konsep body fit ini merupakan perpaduan antara olahraga fitness, senam aerobik, yoga, meditasi, dan edukasi. Tak sekadar berolahraga, dalam setiap sesi body fit para peserta juga memperoleh edukasi pola hidup sehat.

Anoy Roz mengatakan, body fit ini juga efektif meningkatkan imunitas tubuh para warga binaan yang mayoritas telah menginjak usai lanjut.

"Olahraga ini bisa dilakukan semua orang dan semua umur, anak, remaja, dewasa, maupun lanjut usia, pria ataupun wanita karena untuk gerakan work out fitness-nya saya menyesuaikan dengan usia mereka. Kali ini, saya pilih (intensitas) yang low," kata Anoy.

Anoy Roz juga mengatakan, olahraga body fit ini penting untuk membuat tubuh tetap bergerak dan menjaga imunitas. Oleh sebab itu, dia juga mengaku sering mengajak olahraga kepada semua warga binaan lapas di Kota Bandung ini karena warga binaan lapas tetap layak untuk sehat, bugar, dan fun.

Warga binaan Lapas Sukamiskin melakukan senam untuk menjaga daya tahan tubuh saat pandemi. (Ayobandung.com/Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

"Senam ini penting banget karena untuk menjaga imunitas itu harus bergerak. Utamanya ada proteksi dari dalam dengan olahraga body fit ini, (didukung) makan makanan yang sehat, istirahat yang cukup, pikiran positif, minum air putih yang cukup, perbanyak berdoa, dan tambahkan konsumsi vitamin," kata Anoy.

Anoy Roz bukanlah nama asing di dunia kebugaran. Sebagai Personal Trainer dan Instruktur Aerobic, Anoy memiliki segudang prestasi mentereng.

Salah satunya, perempuan asal Bandung ini pernah menyabet prestasi kejuaraan binaraga wanita tingkat internasional pada tahun 2016 di Singapura, dan meraih medali emas pada kejuaraan tingkat Asia tahun 2017.

Selain itu, Anoy juga pernah memboyong penganugerahan gelar Original Rekor Indonesia (ORI) sebagai binaraga wanita pertama kategori Women Figure dari Jabar yang berprestasi di kancah internasional.

Dengan sederet prestasinya itu, Anoy telah dipercaya memegang jabatan sebagai Ketua Mojang Otot Jabar dan duta club motor besar MMC Outsiders.

 

Digelar rutin

Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Kelas 1 Sukamiskin Bandung, Yadi Suryaman menyambut positif kegiatan ini.

Yadi menilai, program ini sangat penting untuk warga binaan sebab olahraga di situasi dan kondisi Indonesia yang saat ini tengah dilanda pandemi covid-19.

"Jadi bukan hanya sekadar menggunakan masker atau jaga jarak, tapi imunitas di dalam tubuh juga penting kita tingkatkan. Oleh karena itu kami di Lapas Sukamiskin mengadakan senam body fit ini, sekaligus menyambut Hari Sumpah Pemuda dan Hari Darma Karya Dhika," kata Yadi.

Yadi mengungkapkan, Lapas Kelas 1 Sukamiskin Bandung rutin menggelar kegiatan senam di setiap akhir pekan dengan mendatangkan instruktur dari luar lapas. Karenanya, agenda senam kebugaran ini bukan hal yang baru bagi para warga binaan.

"Agenda senam ini sebetulnya sering kita laksanakan setiap hari Sabtu. Karena kebetulan kunjungan juga sedang ditiadakan, jadi kita mengadakan olahraga rekreasi salah satunya senam sebagai dari bagian program pembinaan warga binaan pemasyarakatan," kata Yadi.

Yadi juga berpesan kepada para warga binaan agar bisa tetap memiliki jiwa yang sehat dan tubuh yang bugar. Selain itu, Yadi mengajak para warga binaan terus menerapkan perilaku hidup sehat dan bersih (PHBS) sebagai salah satu gaya hidup yang memiliki banyak manfaat.

"Kepada warga binaan Lapas Sukamiskin tetap semangat walaupun kita sedang dalam situasi pandemi Covid-19. Kita harus tetap jaga imunitas tubuh, selalu menggunakan masker dan tetap jaga jarak," ujarnya.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers