web analytics

Menaker: Upah Minimum Tak Naik Akibat Tekanan Pandemi

clockSelasa, 27 Oktober 2020 13:42 WIB userAini Tartinia
Umum - Nasional, Menaker: Upah Minimum Tak Naik Akibat Tekanan Pandemi, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah,Menaker Ida Fauziyah,UMK 2021 tidak naik,UMK 2021,upah minimum 2021,upah minimum 2021 tidak naik

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah. (dok. Kemenaker)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Upah minimum tahun 2021 dipastikan tidak naik. Hal ini dinyatakan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dalam Surat Edaran (SE) Nomor M /11/HK.04/2020 yang mengatur tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Covid-19).

Melalui surat edaran, Ida menuliskan pertimbangan penetapan nilai UMP 2021 adalah kondisi perekonomian yang masih mengalami tekanan akibat pandemi Covid-19. Menurutnya, kebijakan itu juga untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional.

“Mempertimbangkan kondisi perekonomian Indonesia pada masa pandemi Covid-19 dan perlunya pemulihan ekonomi nasional, kepada gubernur untuk melakukan penyesuaian penetapan nilai upah minimum tahun 2021 sama dengan nilai upah minimum tahun 2020,” tulis surat edaran tersebut seperti dikutip Ayojakarta.com, Selasa (27/10/2020).

Ida mengatakan, pandemi Covid-19 telah berdampak pada kondisi perekonomian dan kemampuan perusahaan dalam membayar upah pekerja. Oleh karenanya, penyesuaian kebijakan penetapan UMP 2021 pada situasi pemulihan ekonomi ini untuk mendukung keberlangsungan pekerja dan dunia usaha.

Surat edaran penetapan UMP 2021 tersebut telah diteken oleh Menaker pada 26 Oktober 2020. Selanjutnya, UMP 2021 ini secara resmi akan ditetapkan dan diumumkan oleh seluruh pemerintah daerah (Pemda) pada akhir bulan ini.

Berikut rincian surat edaran Menaker terkait upah minimum 2021.

1. Melakukan penyesuaian penetapan nilai UMP 2021 sama dengan nilai UMP 2020.

2. Melaksanakan penetapan UMP setelah 2021 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

3. Menetapkan dan mengumumkan UP 2021 pada 31 Oktober 2020.

Sementara itu, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyesalkan sikap Menaker yang menerbitkan Surat Edaran M/11/HK.4/x/2020 tertanggal 26 Oktober 2020 tentang UMP 2021.

Menyikapi penerbitan surat edaran oleh Menaker itu, KSPI bakal kembali menggelar aksi pada 2 November, 9 November, dan 10 November 2020. Aksi tersebut rencananya akan digelar di 24 provinsi Indonesia.

“KSPI dan seluruh serikat buruh di Indonesia akan melakukan aksi nasional besar-besaran yang diikuti puluhan dan bahkan ratusan ribu buruh di Mahkamah Konstitusi, Istana Merdeka, DPR RI, dan di kantor Gubernur di seluruh Indonesia,” kata Presiden KSPI, Said Iqbal dalam keterangan tertulisnya.

Beberapa tuntutan buruh yang akan disuarakan, kata Said Iqbal, yakni mendesak pembatalan Omnibus Law UU Cipta Kerja, dan kenaikan UMP 2021 untuk menjaga daya beli masyarakat. Menurutnya, penerbitan surat edaran akan menimbulkan aksi perlawanan buruh yang semakin mengeras.

“Menaker tidak memiliki sensitivitas nasib buruh, hanya memandang kepentingan pengusaha semata," ujar Said.

Kata dia, pengusaha memang sedang susah, tetapi buruh jauh lebih susah. Seharusnya, pemerintah dapat bersikap lebih adil, yaitu tetap ada UMP 2021.

Namun, bagi perusahaan yang tak mampu maka dapat melakukan penangguhan dengan tidak menaikan upah minimum setelah berunding dengan serikat pekerja di tingkat perusahaan dan melaporkannya ke Kemnaker.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Kasus Covid-19 Indonesia Tembus 3,4 Juta Orang

Nasional Minggu, 1 Agustus 2021 | 18:17 WIB

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan perkembangan terkini penambahan kasus pada Minggu 1 Agustus 2021. Pada kasus...

Umum - Nasional, Kasus Covid-19 Indonesia Tembus 3,4 Juta Orang, Kasus Covid-19 Indonesia,Update Covid-19 Indonesia,Pasien Positif Covid-19

Menlu : Mekanisme dose-sharing Vaksin Penting agar Dunia dapat Keluar...

Nasional Minggu, 1 Agustus 2021 | 16:42 WIB

Menlu : Mekanisme dose-sharing Vaksin Penting agar Dunia dapat Keluar dari Pandemi

Umum - Nasional, Menlu : Mekanisme dose-sharing Vaksin Penting agar Dunia dapat Keluar dari Pandemi , vaksin,COVID-19

Fungsi Bansos Disebut Lebih Mengarah pada Kepentingan Politik Kekuasaa...

Nasional Sabtu, 31 Juli 2021 | 16:35 WIB

Fungsi bantuan sosial (bansos) di Indonesia disebut lebih menguat pada kepentingan kekuasaan politik. Hal ini disampaika...

Umum - Nasional, Fungsi Bansos Disebut Lebih Mengarah pada Kepentingan Politik Kekuasaan, Bansos,Fungsi Bansos,Kepentingan Politik Kekuasaan,Kepentingan Politik Kekuasaan Bansos Covid-19,Fungsi bantuan sosial di Indonesia,Fungsi Bansos di Indonesia,Latar Belakang Bansos,Penyalahgunaan bansos di Indonesia

Pencairan Bansos di Daerah Bakal Dipermudah, Ada Syarat Baru?

Nasional Sabtu, 31 Juli 2021 | 14:35 WIB

Kementerian Keuangan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 94/PMK.07/2021. Adapun aturan ini menjadi langka...

Umum - Nasional, Pencairan Bansos di Daerah Bakal Dipermudah, Ada Syarat Baru?, Pencairan Bansos,Pencairan Bansos Covid-19,Syarat Pencairan Bansos,Aturan Pencairan Bansos Covid-19

Analis politik 'Tantang' Jokowi Undang Para Mantan Presiden Cari Masuk...

Nasional Sabtu, 31 Juli 2021 | 13:24 WIB

Analis politik Hendri Satrio mendukung ide agar Presiden Joko Widodo mengundang para mantan presiden untuk mendapatkan m...

Umum - Nasional, Analis politik 'Tantang' Jokowi Undang Para Mantan Presiden Cari Masukan Penanganan Pandemi, Undangan mantan presiden,Presiden Joko Widodo,penanganan pandemi Covid-19,Jokowi,Tantangan untuk Jokowi,Tantangan Jokowi,konsolidasi nasional penanganan covid-19

Hari Ini, Google Doodle Tampilkan Sosok Penulis Sariamin Ismail

Nasional Sabtu, 31 Juli 2021 | 09:38 WIB

Jika Anda membuka laman utama Google hari ini, Anda akan disambut dengan Google Doodle yang menampilkan ilustrasi penuli...

Umum - Nasional, Hari Ini, Google Doodle Tampilkan Sosok Penulis Sariamin Ismail, Google Doodle,Google Doodle Hari Ini,penulis Sariamin Ismail,Sariamin Ismail,Sariamin Ismail adalah,peringatan ulang tahun Sariamin Ismail,Sosok Penulis Sariamin Ismail

Tekan Kematian, Masyarakat Terinfeksi Covid-19 Diminta segera Lapor Pu...

Nasional Sabtu, 31 Juli 2021 | 09:30 WIB

Pemerintah terus melaksanakan berbagai upaya komprehensif untuk menghadang penyebaran virus Covid-19, meningkatkan kesem...

Umum - Nasional, Tekan Kematian, Masyarakat Terinfeksi Covid-19 Diminta segera Lapor Puskesmas, Penyebaran virus Covid-19,Gejala Terinfeksi Covid-19,Tanda Terinfeksi Covid-19,angka kematian Covid-19 di Indonesia,bantuan masyarakat terjangkit Covid-19

Peneliti: Vaksin Nusantara Tak Praktis Dipakai Saat Pandemi Covid-19

Nasional Sabtu, 31 Juli 2021 | 09:07 WIB

Salah satu peneliti vaksin Covid-19 AstraZeneca, mahasiswa program doktor Oxford University asal Indonesia, Indra Rudian...

Umum - Nasional, Peneliti: Vaksin Nusantara Tak Praktis Dipakai Saat Pandemi Covid-19, vaksin nusantara,penelitian vaksin nusantara,pengembangan vaksin Nusantara,peneliti vaksin Covid-19 AstraZeneca,pembuatan vaksin Covid-19,pembuatan vaksin Covid-19 pembuatan vaksin Covid-19 Nusantara,pembuatan vaksin Covid-19 dalam negeri

artikel terkait

dewanpers
arrow-up