web analytics
  

Tahun Ini, Jumlah Longsor di Bandung Meningkat Dua Kali Lipat

Selasa, 27 Oktober 2020 13:29 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Tahun Ini, Jumlah Longsor di Bandung Meningkat Dua Kali Lipat, longsor Bandung,longsor Kota Bandung,bencana Bandung,daerah rawan bencana Bandung

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana dan Kesiapsiagaan Diskar PB Kota Bandung Dian Rudianto. (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sepanjang 2020, jumlah bencana alam longsor mengalami peningkatan yang cukup signifikan di Kota Bandung. Bila dibandingkan dengan tahun lalu, terdapat kenaikan jumlah bencana longsor hingga lebih dari dua kali lipat.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana dan Kesiapsiagaan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung Dian Rudianto mengatakan, hingga September 2020 terdapat total 19 bencana longsor di Kota Bandung. Sementara sepanjang 2019, terdapat total 7 bencana longsor di seluruh Kota Bandung.

"Bencana yang mengalami peningkatan itu (salah satunya) longsor. Di 2019 ada 7 (peristiwa), hingga September 2020 ada 17," ungkapnya ketika ditemui di Balai Kota Bandung, Selasa (27/10/2020).

Ia mengatakan, terdapat sejumlah wilayah di Kota Bandung yang termasuk rawan longsor. Wilayah tersebut adalah yang berbatasan dengan kawasan Bandung Utara, seperti Kecamatan Cidadap dan Kecamatan Coblong.

"Longsor rawan di wilayah Cidadap, Coblong, yang berbatasan dengan Bandung Utara. Di Cibiru juga termasuk," ungkapnya.

Hingga saat ini, saat Kota Bandung memasuki musim penghujan, potensi bencana longsor masih terus ada. Ia berharap tidak ada peningkatan peristiwa hingga akhir tahun mendatang.

"Potensi masih ada, tapi mudah-mudahan tidak meningkat," ungkapnya.

Selain longsor, data Diskar PB Kota Bandung juga menunjukan adanya peningkatan peristiwa bencana lain seperti kirmir roboh. Sepanjang 2019, tidak ada peristiwa kirmir roboh di Kota Bandung, sedangkan hingga September 2020 tercatat ada 10 peristiwa kirmir roboh yang terjadi.

Sementara untuk peristiwa banjir, jumlah peristiwa yang terjadi relatif tidak ada peningkatan. Terdapat 11 peristiwa banjir sepanjang 2019, dan hingga September 2020 juga terdapat 11 peristiwa serupa.

"Total ada 39 bencana (terkait musim penghujan) sepanjang 2019, di 2020 ada 43 bencana. Ada peningkatan," ungkapnya.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers