web analytics
  

Daftar UMK 2021 Jawa Barat

Selasa, 27 Oktober 2020 12:45 WIB Fira Nursyabani
Umum - Regional, Daftar UMK 2021 Jawa Barat, UMK 2021,UMK 2021 tidak naik,upah minimum 2021 tidak naik,upah minimum 2021,UMP 2021 Jawa Barat,UMP 2021 Jabar

Salah seorang masa aksi dalam unjuk rasa di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (8/10/2020). (Ayobandung.com/Ryan Suherlan/magang)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM --  Kementerian Ketenagakerjaan telah memutuskan, nilai upah minimum tahun 2021 sama dengan nilai upah minimum tahun 2020. Dengan demikian, upah minimum tahun depan tidak akan mengalami kenaikan.

Berikut daftar UMK di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat (Jabar) yang dinyatakan masih akan berlaku hingga 2021.

Kabupaten Karawang Rp4.594.324

Kota Bekasi Rp4.589.708

Kabupaten Bekasi Rp4.498.961

Kota Depok Rp4.202.105

Kota Bogor Rp4.169.806

Kabupaten Bogor Rp4.083.670

Kabupaten Purwakarta Rp4.039.067

Kota Bandung Rp3.623.778

Kabupaten Bandung Barat Rp3.145.427

Kabupaten Sumedang Rp3.139.275

Kabupaten Bandung Rp3.139.275

Kota Cimahi Rp3.139.274

Kabupaten Sukabumi Rp3.028.531

Kabupaten Subang Rp2.965.468

Kabupaten Cianjur Rp2.534.798

Kota Sukabumi Rp2.530.182

Kabupaten Indramayu Rp2.297.931

Kota Tasikmalaya Rp2.264.093

Kabupaten Tasikmalaya Rp2.251.787

Kota Cirebon Rp2.219.487

Kabupaten Cirebon Rp2.196.416

Kabupaten Garut Rp1.961.085

Kabupaten Majalengka Rp1.944.166

Kabupaten Kuningan Rp1.882.642

Kabupaten Ciamis Rp1.880.654

Kabupaten Pangandaran Rp1.860.591

Kota Banjar Rp1.831.884

 

Buruh gelar unjuk rasa di Gedung Sate

Ratusan buruh melakukan unjuk rasa di depan Gedung Sate Bandung, Selasa (27/10/2020).

Dalam aksi unjuk rasa kali ini, ada dua tuntutan utama yang buruh suarakan, yaitu menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2021 dan pembatalan Omnibus Law UU Cipta Kerja.

"Ya, kami mau menuntut kenaikan UMP Jabar 2021, ini tidak adil buat kami. Katanya demo hari ini bertepatan dengan Pemprov Jabar yang akan melakukan rapat pleno untuk menentukan UMP, nah itu tujuannya untuk menuntut kenaikan," ujar salah satu buruh, Dedi Ramadhan (38).

Unjuk rasa buruh di di depan Gedung Sate Bandung, Selasa (27/10/2020).  (Ayobandung.com/Fichri Hakim)

Pemerintah (Pemprov) Jabar berencana mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jabar 2021 pada Selasa (27/10/2020) hari ini.

Waktu pengumuman UMP yang biasanya dilaksanakan pada 1 November, telah dimajukan menjadi 27 Oktober, mengingat pada 28 Oktober hingga 1 November cuti bersama sehingga hari kerja terakhir pada 27 Oktober. 

Keputusan tidak naiknya nilai upah minimum diterbitkan dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Ketenagakerjaan Nomor M/11/HK.04/2020 yang ditujukan kepada gubernur se-Indonesia.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam keterangan resminya mengatakan, penerbitan SE ini dilatarbelakangi pandemi Covid-19. Pandemi dinilai berdampak pada kondisi perekonomian dan kemampuan perusahaan dalam memenuhi hak pekerja/buruh termasuk dalam membayar upah. 

“Mempertimbangkan kondisi perekonomian Indonesia pada masa pandemi Covid-19 dan perlunya pemulihan ekonomi nasional, diminta kepada Gubernur untuk melakukan penyesuaian penetapan nilai Upah Minimum Tahun 2021 sama dengan nilai Upah Minimum Tahun 2020,” kata Menaker Ida, Selasa (27/10/2020).

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers