web analytics
  

Mengejar Manfaat Jalan Kaki di Kota Bandung

Selasa, 27 Oktober 2020 10:55 WIB Netizen Deffy Ruspiyandy
Netizen, Mengejar Manfaat Jalan Kaki di Kota Bandung, Kota Bandung,pejalan kaki,Koalisi Pejalan Kaki (KoPK),Jalan Kaki

Ilustrasi (Pixabay)

Deffy Ruspiyandy

Penulis Artikel dan Penulis Ide Cerita di SCTV.

Berjalan kaki mungkin bagi sebagian orang khususnya di Kota Bandung ini menjadi hal yang langka.

Setelah ada kemudahan untuk mencicil kendaraan roda dua yang disebut motor, kebiasaan menggerakkan kedua kaki justeru menjadi sesuatu yang emoh dilakukan. Prinsipnya buat apa jalan kaki kalau punya kendaraan. Jalan kaki itu capek dan melelahkan. Apalagi timbul slogan, hari ini masih jalan kaki, sudah tidak zamannya.

Benar untuk efektifitas waktu, tentu saja kita semua butuh kendaraan untuk sampai tujuan secara cepat. Bukan saja motor, namun kini sepeda pun mulai ramai digunakan banyak orang. Sepeda tidaks aja digunakan untuk olah raga semta bahkan kini terlihat pula ada yang dinamakan Komunitas Sepeda menuju sekolah atau kantor. Hal itu diadakan untuk mengurangi kemacetan dan juga membudayakan agar masyarakat dapat hidup sehat. 

Namun begitu, jalan kaki jangan dianggap sepele. Dalam beberapa hari saya sempat mencoba jalan kaki dan sengaja untuk menempuh sesuatu tidak menggunakaan kendaraan bermotor. Pertama, jalan kaki dari Ciroyom menuju Stasiun Bandung. Kedua, bersama teman-teman berjalan dari kawasan Gunung Batu menuju jalan Amir Machmud atau Cibeureum dan ketiga, menyengaja jalan dari Kosambi menuju tempat tinggal yaitu Ciroyom.

Realita yang dialami memang melelahkan tapi semua terbayar dengan sesuatu yang sebenarnya banyak manfaat yang bisa diambil kalau kita mau berjalan kaki. Tentu saja kegiatan ini kalau memang menyenangkan bisa dilakukan rutin setiap hari atau bisa dilakukan seminggu sekali saat weekend di Hari Sabtu dan Minggu. Bagi yang belum terbiasa jauh apalagi sudah tua sebaiknya yang dekat-dekats aja agar tidak membuatnya capek dan tidak menyusahkan orang lain pula.

Pertama, jalan kaki itu menyehatkan. Sungguh jalan kaki itu sangat menyehatkan tubuh karena semua tubuh bergerak tanpa henti. Ariel Lasevoli, pelatih pribadi di pusat kebugaran Crunch di New York City, menjelaskan berjalan kaki setiap hari dapat meningkatkan metabolisme dengan membakar kalori ekstra dan mencegah keram otot seiring bertambahnya usia. Sebuah studi tahun 2002 di The New England Journal of Medicine menemukan bahwa orang yang berjalan kaki 30 menit selama 5 hari atau lebih dalam seminggu, memiliki resiko penyakit kardiovaskular 30 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak berjalan kaki secara teratur.Selkain itu jalan kaki juga dapat menguatkan otot kaki, melindungi sendi dan meningkatkan kekebalan tubuh.( https://lifestyle.kompas.com/ 2019/06/27).

Kedua, dengan berjalan kaki maka akan memudahkan kita semua untuk bisa menghirup udara sekedar yang banyak mengandung oksigen. Tentu saja jalan kaki yang dilakukan pada pagi hari terlebih melewati daerah yang masih banyak pohonnya, selain akan merasakan kesegaran tubuh juga ada kesempatan bagi kita menghirup udara segar. Bayangkan kalau menggunakan kendaraan bernotor maka banyak asap yang keluar dari kendaraan itu. Namun setidaknya dengan berjalan kaki ini udara segar itu bisa kita hirup secara baik.

Ketiga, sebagai bentuk relaksasi dari kepenatan pada diri selama bekerja. Jadi berjalan kaki ini tentu saja dapat menghibur diri kita untuk melepaskan apa yang telah menimpa tubuh ini selama bekerja. Walaupun mungkin selama ini banyak pula yang kerja di rumah alias Work From Home namun kepenatan tentu saja tak bisa dihindari dan tentunya jalan kaki adalah hal yang mudah yang mungkin bisa dilakukan oleh setiap orang karena berjalan kaki jelas akan membuat tubuh kita menjadi rileks karenanya. 

Keempat, kesempatan untuk bisa berwisata dengan biaya yang relatif murah. Tentu saja dikatakan seperti itu karena dengan jalan kaki takkan mengeluarkan ongkos walaupun tak bsia dipungkiri kalau untuk minum dan camilan tetap saja harus mengeluarkan uang. Setidaknya berwisata yang saya lakukan dari jalan Kosambi menuju Ciroyom. Ternyata sepanjang jalan Asia Afrika kita bsia menikmati keindahan jalan yang penuh sejarah itu. Banyak gedung bersejarah seperti Gedung Merdeka, Museum Konferensi Asia Afrika, Hotel Homman, Sumur Bandung di Gedung PLN Distrbusi Jawa Barat dan juga Masjid Raya Propinsi Jawa Barat bisa dilihat dan di sekitar taman alun-Alun banyak orang berkumpul dan hal itu adalah keindahan tersendiri yang dapat dilihat langsung. Belum di Jalan Kelenteng ada Wisata Pecinan dan kita bsia melihat vihara di sana.Jadi dengan berjalan saja kita bisa menikmati panorama yang indah.

Kelima, berjalan kaki sendiri selain menghibur diri juga memberikan banyak kesmepatan kita bertemu dengan orang-orang yang bertemu saat kita jalan-jalan. Kita bisa bertegur sapa, melempar senyum dan dapats aling mengenal pula yang artinya dengan bertemu kita dengan orang-orang di jalan menandakan bahwa di luars ana ada kehidupan yang berbeda dengan diri kita dan daris ana kita bsia belajar bahwa hidup kita selamanya akans elalu membutuhkan orang lain. Hingga kita menyadari bahwa kita mahluk sosial yang selalu bergangtung kepada orang lain. 

Jadi ternyata  jalan kaki itu sendiri banyak manfaatnya. Oleh sebab itu selama memang kita sehat maka sempatkanlah untuk berjalan kaki setidaknya 2 kali dalam seminggu. Dalam hal ini memang perlu pembiasaan sebab jika tidak dilakukan siapapun orangnya tentu akan malas melakukan jalan kaki dengan segala alasan yang disampaikannya. Karenanya setelah tahu manfaat itu, marilah kita manfaatkan waktu yang ada agar bisa berjalan kaki guna menikmati keindahan yang ada serta yang paling penting adalah menyehatkan tubuh kita. Apakah tidak tertarik dengan tawaran ini ?

 

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers