web analytics
  

Alasan Masih Berduka, Keluarga Pasien Covid-19 di Cianjur Tolak Swab

Selasa, 27 Oktober 2020 10:49 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, Alasan Masih Berduka, Keluarga Pasien Covid-19 di Cianjur Tolak Swab, Penolakan swab tes Cianjur,Corona Cianjur,Covid-19  Cianjur

Tim medis melakukan swab test di Pemkab Cianjur. (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Keluarga pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, menolak swab test dan penyemprotan disinfektan. Padahal keluarga tersebut telah melakukan kontak erat dengan pasien.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Cianjur dr Yusman Faisal mengatakan, tim Satgas Covid-19 tingkat kecamatan sudah melakukan tracing. Ada sekitar enam orang dalam satu keluarga yang kontak erat.

“Kami sudah tracing, diawali dengan keluarganya untuk di swab test, rencana Jumat (23/10/2020) lalu, tapi ternyata menolak dengan alasan masih berduka,” kata Yusman Faisal kepada Ayobandung.com, Selasa (27/10/2020).

Selang beberapa hari kemudian, terang Yusman, tim kesehatan dari Puskesmas Warungkondang datang lagi ke pihak keluarga untuk melakukan swab test sekaligus menyemprotkan disinfektan.

“Lagi-lagi pihak keluarga, tanpa alasan yang jelas. Ada salah satu anggota keluarga mempersilakan, tapi dengan syarat petugas medis tidak boleh memakai hazmat,“ katanya.

Yusman menjelaskan, petugas medis itu wajib memakai alat pelindung diri (APD), termasuk salah satunya pakaian hazmat. 

“Tapi kita tidak menyerah, hari ini (Selasa) tim kesehatan akan datang lagi didampingi Petugas dari Polsek Warungkondang dan Koramil Warungkondang pada keluarga pasien,” ungkapnya.

Informasi yang dihimpun, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di keluarga tersebut berprofesi sebagai guru ngaji. Ada kekhawatiran dari beberapa orang tua yang anaknya belajar ngaji, setelah tahu pasien meninggal itu terpapar Covid-19.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers