web analytics
  

3 Kelurahan dan 3 Desa di Purwakarta Terapkan PSBM, Ini Daftarnya

Selasa, 27 Oktober 2020 09:17 WIB Dede Nurhasanudin
Umum - Regional, 3 Kelurahan dan 3 Desa di Purwakarta Terapkan PSBM, Ini Daftarnya, PSBM Purwakarta,corona purwakarta,Covid-19 Purwakarta

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

PURWAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika memutuskan untuk memperpanjang pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) di Kecamatan Purwakarta Kota. PSBM diberlakukan hanya di tiga kelurahan, yaitu Nagri Kaler, Ciseureuh, dan Munjuljaya.

"Jadi kita akan melakukan PSBM lanjutan di tiga kelurahan itu. Sementara enam kelurahan dan satu desa di Kecamatan Purwakarta Kota normal kembali, namun melakukan PSBM transmisi langsung mengacu pada keputusan bupati terkait AKB,"  ujar dia ditemui usai rapat di Kantor Gugus Tugas Covid-19 (Barkorwil) Purwakarta, Senin (26/10/2020).

Tak hanya di tiga kelurahan itu, berdasarkan hasil dari rapat evaluasi ini diputuskan juga PSBM diberlakukan di Desa Maracang, Kecamatan Babakancikao, serta Desa Ciwangi dan Desa Cinangka di Kecamatan Bungursari.

"Jadi PSBM penerapannya bersamaan selama 14 hari ke depan," kata Anne.

Selain itu, Anne menegaskan penutupan jalan protokol tidak berlaku karena PSBM hanya diberlakukan di tiga wilayah di Kecamatan Purwakarta Kota.

"Jalan protokol yang kemarin sempat ditutup mulai pukul 21.00-23.00 WIB, membelah lima kelurahan. Jadi, tidak mungkin bisa diberlakukan penutupan kembali," ujar dia.

Tetapi, PSBM ini tetap berlaku untuk jam operasional minimarket yang mulai 09.00-20.00 WIB. "Bagi mereka (minimarket) yang melanggar kami kenakan denda Rp500.000," ucap Anne.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Purwakarta, dr. Deni Darmawan mengatakan, dilanjutkannya PSBM di tiga kelurahan di Kecamatan Purwakarta karena kasusnya masih tinggi.

D Kelurahan Nagri Kaler ada 56 kasus dan 19 orang masih aktif, di Munjuljaya ada 37 kasus dengan kasus aktif saat ini ada 13 orang, dan di Ciseureuh total kasus ada 61 dan yang masih aktif ada 8 orang.

Sementara di Desa Maracang, Kecamatan Babakancikao, total kasus ada 9, dan kasus terkonfirmasi ada 3 orang.

"Desa Ciwangi total 11, aktif 6 orang, dan Desa Cinangka total 11, aktif 3 orang," ujar dia.

Ia menyebut semua wilayah itu beresiko tinggi karena zona industri, sehingga PSBM diberlakukan untuk menekan kasus penyebaran virus.

"Mudah-mudahan dengan diterapkannya PSBM dapat menekan kasus Covid-19," ujar dr. Deni.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers