web analytics
  

Mulai Hari Ini, Jabar Siaga 1 Penyebaran Corona saat Libur Panjang

Selasa, 27 Oktober 2020 06:18 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Mulai Hari Ini, Jabar Siaga 1 Penyebaran Corona saat Libur Panjang, Libur Panjang,corona jawa barat,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan siaga satu penyebaran corona Covid-19 di kalangan warga dan wisatawan saat menjelang libur panjang pekan ini. (Dok Humas Pemprov Jabar)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan siaga satu penyebaran corona Covid-19 di kalangan warga dan wisatawan saat menjelang libur panjang pekan ini.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan petugas keamanan hingga pengetesan acak Covid-19 untuk para wisatawan. Pengawasan difokuskan di sejumlah tol.

"Sudah siaga satu dimulai besok (hari ini). Polisi-polisi di Jabar sudah mulai bergerak ke lapangan, menekan pergerakan khususnya di jalan tol. (Pengawasan) akan dipusatkan di Cikopo, dan akan ada penambahan petugas di daerah-daerah seperti Lembang, Puncak, dan lain-lain," ungkap Ridwan Kamil dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Senin (26/10/2020).

Dia mengatakan, untuk libur panjang kali ini pihaknya akan melakukan pengetesan swab acak bagi para wisatawan. Hal ini belum pernah dilakukan sebelumnya, dan ditujukkan untuk melacak kemungkinan adanya klaster penyebaran Covid-19 di kalangan wisatawan.

"Yang berbeda adalah para pemudik dan wisatawan akan dites swab dan rapid secara acak. Jangan kaget kalau lagi naik mobil atau motor di perjalanan akan diberhentikan dengan sopan oleh tim satgas, untuk dirandom sampling melalui swab dan rapid," ungkapnya.

"Kita berdoa dengan ini tidak ada yang positif. Kalau ada, ini menjadi sebuah pola yang harus disempurnakan," katanya.

Selain itu, dia meminta para pelaku usaha wisata untuk dapat berkomitmen menjaga kapasitas tempat wisatanya pada libur panjang nanti. Pihaknya juga akan mengunjungi tempat-tempat wisata seperti tempat hiburan malam untuk melakukan pengetesan acak.

"Tempat wisata akan dimintai komitmennya dalam pembatasan kapasitas. Kalau janji (kapasitas maksimal) 50%, tolong disiplin. Hiburan malam juga akan kita datangi untuk dilakukan pengetesan," ungkapnya.

Zona Merah di Jabar Tinggal Satu

Di sisi lain, Ridwan Kamil mengumumkan zona merah corona di Jabar tinggal satu, yakni di wilayah Kota Depok.

"Minggu lalu ada dua, Kabupaten Bekasi dan Cirebon. Sekarang tinggal satu, Kota Depok," ungkap Emil, sapaan Ridwan Kamil dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Senin (26/10/2020).

Penyebab Kota Depok kembali ke zona merah, setelah sebelumnya zona oranye, karena masih tingginya sebaran Covid-19 di dua klaster, klaster perkantoran dan klaster rumah tangga.

"Ini karena pergerakan dan klaster rumah juga klaster perkantoran masih meningkat," ungkapnya.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers