web analytics
  

Operasi Zebra Masih Ada, Ini 7 Pelanggaran yang Akan Ditilang Polisi

Selasa, 27 Oktober 2020 05:31 WIB M. Naufal Hafizh
Bandung Raya - Bandung, Operasi Zebra Masih Ada, Ini 7 Pelanggaran yang Akan Ditilang Polisi , operasi zebra 2020,Operasi Zebra Lodaya  2020,tilang

Operasi Zebra Lodaya 2020 masih ada dan akan berlangsung hingga Minggu (8/11/2020). Karena itu, agar tidak ditilang, Anda harus menghindari sedikitnya 7 pelanggaran. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM – Operasi Zebra Lodaya 2020 masih ada dan akan berlangsung hingga Minggu (8/11/2020). Karena itu, agar tidak ditilang, Anda harus menghindari sedikitnya 7 pelanggaran.

Adapun 7 poin pelanggaran dari pengendara yang akan ditilang polisi yakni:

  1. Melawan arus
  2. Tidak menggunakan helm
  3. Menerobos palang pintu kereta api
  4. Berhenti melebihi garis marka
  5. Pengemudi berkendara di bawah umur
  6. Melebihi kecepatan
  7. Tidak mematuhi rambu lalu lintas

Kasatlantas Polrestabes Bandung Kompol M. Rano Hadiyanto mengatakan, selain ketujuh hal tersebut, pada operasi kali ini, petugas kepolisian fokus juga terhadap penerapan protokol kesehatan dalam berkendara. Artinya, selain menggunakan helm dan sebagainya, Anda harus menggunakan masker dan sarung tangan, serta protokol kesehatan lainnya saat berkendara.

Rano mengatakan, nantinya sebanyak 160 personel akan dikerahkan pada giat Operasi Zebra Lodaya 2020. 

"Nanti akan ada sebanyak 160 personel yang bertugas," ujarnya, Kamis (22/10/2020).

Tujuan dilaksanakannya operasi ini adalah untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban serta kelancaran dalam berlalu lintas. Di samping itu juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

"Mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Kemudian, menekan tingkat penyebaran Covid-19 dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19," katanya.

Karena itu, agar tidak ditilang saat Operasi Zebra Lodaya 2020, 7 hal tersebut dan penerapan protokol kesehatan harus dilakukan. 

 

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers