web analytics
  

Amble-Wallts Bikin Produk Tema Anti-Bullying dan Self Love

Senin, 26 Oktober 2020 19:48 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Gaya Hidup - Fashion, Amble-Wallts Bikin Produk Tema Anti-Bullying dan Self Love, Amble,Wallts Wallet

Produk kolaborasi Amble-Wallts. (Eneng Reni)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Amble, sebuah brand lokal asal Bandung, baru saja memulai kolaborasi dengan sebuah brand lokal sekotanya yaitu Wallts Wallet. Kolaborasi itu tak hanya tentang fungsi crossmarket, melainkan juga soal perlawanan atas maraknya social bullying yang terjadi di masa kini.

Amble Leader, Boy Budiman menyampaikan, dengan latar belakang daerah yang sama, proses kolaborasi terjalin cukup lancar dan menyenangkan. Berawal dari circle terdekat dan saling mengenal, lalu bertemu dan berdiskusi bersama, kedua brand itu memikirkan tentang kolaborasi yang mungkin mereka ciptakan.

Boy mengatakan, dari obrolan itu pun berakhir pada sebuah produk sepatu wanita dan masker dari Amble masing-masing dengan nama Alice Esteem dan Mora Esteem, juga card wallet dari Wallts dengan nama Kara Esteem.

Namun, dengan merilis produk semata nyatanya tidak membuat mereka puas. Boy mengatakan jika Amble dan Wallts menginginkan sesuatu yang lebih spesial dan berdampak bagi sosial.

“Kami merasa harus menampilkan artwork pada produk kami. Pada awalnya memang terdapat beberapa pilihan tema, meski akhirnya memutuskan untuk mengambil tema Social Bullying & Self Love,” kata Boy, Senin (26/10/2020).

Harus diakui, di balik segala manfaat dan kemudahan yang timbul dari media sosial, Boy mengatakan ada pula sisi negatif yang terjadi, salah satunya fenomena social bullying. Karena itu, produk kolaborasi ini, menurut Boy diharapkan dapat menginspirasi banyak orang agar dapat menerima kekhasan dan keistimewaan yang terdapat pada dirinya dan diri orang lain.

Aksi nyata bagi fenomena social bullying

Tema kolaborasi ini pun diambil sejalan dengan sosok yang mereka putuskan untuk mengurusi artwork produk sepatu dan card wallet. Ialah Aditya Pratama alias Sarkodit. Seorang visual artis asal Bandung yang getol menyuarakan fenomena sosial yang terjadi, salah satunya tentang Social Bullying & Self Love.

Bagi Amble dan Wallts, Sarkodit berhasil menerjemahkan makna yang ingin disampaikan dengan menjadikannya dalam sebuah icon dalam pattern yang terdapat pada produk kolaborasi bernama Amble X Walts X Sarkodit.

“Sarkodit dipilih agar eksekusi artwork yang ada pada produk kami dapat diterjemahkan secara matang dan dalam. Ia dapat mengemas produk kami menjadi sangat spesial,” tutur Boy.

Sarkodit sendiri mengatakan jika motif yang dibuat olehnya bertujuan sebagai pengingat untuk selalu menghargai serta untuk mencintai diri sendiri.

"Itu menjadi sebuah aksi nyata untuk melawan fenomena social bullying antar sesama manusia,” ujar Sarkodit.

Menginspirasi masyarakat, sekaligus wirausahawan lainnya

Setali tiga uang, Wallts Owner and Founder, Muhammad Azwin mengatakan, jika mencintai diri sendiri adalah sesuatu yang penting untuk dimiliki setiap insan. Bagaimana tidak, kata dia, dengan mencintai diri sendiri semua permasalahan dapat dilalui dengan lebih ringan. 

“Self love dibutuhkan kapan pun selama kita hidup,” kata Azwin.

Ke depannya, Azwin berharap, brandnya dan Amble dapat kembali menjalin kolaborasi dengan mengangkat tema sosial lain dan menyebarkan pesan postifi bagi masyarakat.

Di sisi lain, ia berharap kolaborasi yang tercipta antara Amble, Wallts, dan Sarkodit dapat menginspirasi jenama lokal dan visual artis lain untuk bahu-membahu menciptakan sebuah produk yang menginspirasi.

“Tidak hanya mementingkan materi semata, tapi harus memberikan dampak positif bagi orang banyak,” ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers