web analytics
  

Menggali 'Harta Karun' Jadul di Pasar Loak Cilaki Bandung

Senin, 26 Oktober 2020 18:50 WIB Nur Khansa Ranawati
Gaya Hidup - Wisata, Menggali 'Harta Karun' Jadul di Pasar Loak Cilaki Bandung, Pasar loak Cilaki,pasar loak Bandung,Wisata Bandung,Pasar Bandung,pasar barang bekas Bandung

Pasar loak Cilaki. (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Bila Anda bosan berjalan-jalan di mal atau pusat perbelanjaan lainnya, pasar loak bisa menjadi salah satu alternatif tempat yang seru untuk dikunjungi. Di dalamnya terdapat berbagai barang yang mungkin tak pernah Anda bayangkan akan dijual di toko pada umumnya.

Salah satu pasar loak legendaris di Kota Bandung adalah Pasar Loak Cilaki. Lokasinya berada di antara Taman Pustaka Bunga dan Taman Cibeunying.

Para pedagang barang loak tersebut berjajar di sepanjang trotoar, menjajakan mulai dari perabot bekas hingga minuman kesehatan.

Ayobandung.com mencoba menyambangi pasar tersebut pada Senin (26/10/2020) siang, sekitar pukul 11.00. Meski masih terbilang cukup ramai, namun sebagian pedagang sudah mulai membereskan barang jualannya.

"Biasanya tutup siang jam 12-an, kalau Senin yang jualan enggak terlalu banyak," ungkap tukang cukur rambut yang berada di pasar loak tersebut, Yoyo.

Berdasarkan pantauan, barang yang paling banyak dijual di pasar tersebut adalah perabot elektronik bekas dan sepatu bekas. Harganya variatif, tergantung dari kualitas yang ditawarkan.

Perabot elektronik yang dimaksud meliputi remote televisi, setrika baju, stop kontak listrik, juga handphone keluaran lama beserta perangkat penunjangnya seperti charger dan headset. Terdapat pula barang-barang 'jadul' seperti mesin tik hingga aneka pajangan yang terbuat dari tembaga.

Salah satu pedagang yang cukup ramai dikunjungi pembeli adalah pedagang jam tangan bekas. Merk yang dijual cukup beragam, mulai dari produk impor hingga keluaran lokal.

Pasar Loak Cilaki Bandung. (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

Untuk sebuah jam tangan impor keluaran Jepang seperti QnQ, misalnya, Anda bisa mendapatkannya dengan harga di bawah Rp50.000. Tergantung dari kemampuan Anda menawar dan kualitas jam yang tersedia.

Selain berjualan jam, sebagian penjaja jam tangan bekas tersebut juga menerima jasa reparasi dan penggantian baterai. Salah satu pedagang jam tangan yang Ayobandung.com sambangi mengatakan ia menerima penjualan jam tangan dari orang lain untuk dijual kembali.

Berjalan lebih jauh, Anda akan menemukan berbagai macam jenis sepatu yang dijual dengan harga miring. Mulai dari sepatu kanvas, sepatu olahraga, hingga pantofel kulit.

Seorang pedagang sepatu bahkan menawarkan sepasang sepatu kanvas putih yang masih layak pakai dengan harga Rp20.000 saja.

Pasar Loak Cilaki Bandung. (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

Raydinda (26), salah satu pengunjung, memilih untuk membeli sepasang pantofel kulit berwarna hitam dan marun. Modelnya vintage, dengan ujung sepatu melancip dan aksen logam menghiasi bagian depannya.

"Harganya Rp130.000, ya mahal untuk sepatu bekas tapi ini modelnya jarang. Enggak akan nemu di toko. Katanya juga bakal awet kalau kulit asli," ungkapnya.

Ia mengaku baru mengunjungi pasar loak tersebut untuk kedua kalinya. Ia yang tengah menemani sang ibu berbelanja tanaman di Taman Cibeunying penasaran untuk melihat-lihat barang yang dijual di pasar tersebut.

"Penasaran aja sih, siapa tahu ada barang yang bagus. Tadinya mau lihat-lihat kemeja juga, tapi sepertinya lebih lengkap di (pasar loak) Gedebage," ungkapnya.

Di pasar ini juga terdapat para penjaja batu akik yang dimodifikasi menjadi cincin. Pasar Loak Cilaki sempat menjadi tempat yang banyak dikunjungi kaum pria saat fenomena batu akik merebak di kalangan masyarakat beberapa tahun silam.

Bahkan, buku dan majalah tua pun dapat Anda jumpai. Terdapat satu lapak buku yang menjual aneka macam majalah dan buku lokal juga impor, dan beberapa di antaranya berbahasa Belanda.

Anda dapat menyambangi Pasar Loak Cilaki setiap hari mulai dari pagi hari hingga sebelum pukul 12.00. Suasana biasanya lebih ramai saat selepas waktu Salat Jumat.

Siapkan uang pas untuk berbelanja, dan jangan lupa patuhi protokol kesehatan dengan senantiasa mengenakan masker.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers