web analytics
  

Buruh Kembali Rencanakan Aksi Tolak UU Cipta Kerja 2 November

Senin, 26 Oktober 2020 15:10 WIB Firda Puri Agustine
Umum - Nasional, Buruh Kembali Rencanakan Aksi Tolak UU Cipta Kerja 2 November , Demo buruh di Bandung,Demo Tolak Omnibus Law,Demo Tolak UU Cipta Kerja,Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja,Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law

Unjuk rasa buruh di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (8/10/2020). (Ayobandung.com/Ryan Suherlan/magang)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Ratusan ribu buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) berencana melakukan aksi nasional menolak UU Cipta Kerja pada 2 November 2020. 

Presiden KSPI Said Iqbal menyatakan, aksi akan melibatkan puluhan ribu buruh dari Jakarta dan dipusatkan di Mahkamah Konstitusi serta Istana Negara.  

"Aksi nasional buruh pada 2 November tersebut dilakukan serempak di 24 provinsi dan 200 kab/kota yang diikuti ratusan ribu buruh. Sedangkan aksi di Istana dan Mahkamah Konstitusi diikuti puluhan ribu buruh," kata Said dalam keterangannya, Senin (26/10/2020).

Selain itu, KSPI juga akan melakukan aksi nasional serempak di 24 provinsi pada 9-10 November yang diikuti ratusan ribu buruh dengan tuntutan DPR RI harus melakukan pencabutan omnibus law UU Cipta Kerja melalui proses legislative review sesuai mekanisme UUD 1945 pasal 20, 21, dan 22A serta UU PPP.

Selain meminta pencabutan omnibus law UU Cipta Kerja, dalam aksi pada 9-10 November 2020 juga akan disampaikan tuntutan buruh lainnya yaitu meminta kenaikan upah minimum 2021 sebesar 8% di seluruh Indonesia dan menolak tidak adanya kenaikan upah minimum 2021. 

"Aksi KSPI dan serikat buruh lainnya ini adalah aksi anti kekerasan 'non violence'. Aksi ini diselenggarakan secara terukur, terarah dan konstitusional. Aksi tidak boleh anarkis dan harus damai serta tertib," ujarnya. 

Said menjelaskan, aksi nasional tersebut serempak dilakukan di 24 provinsi dan melibatkan 200 kabupaten kota, antara lain Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang Raya, Serang, Cilegon, Karawang, Bekasi, Purwakarta, Subang, Indramayu, Cirebon, Bandung Raya, Cimahi, Cianjur, Sukabumi, Semarang, Kendal, Jepara, Surabaya, Mojokerto, Pasuruan, Sidoarjo, dan Gresik.

Selain itu, aksi juga akan dilakukan di Jogja, Banda Aceh, Medan, Deli Serdang, Batam, Bintan, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Lampung, Makassar, Gorontalo, Bitung, Kendari, Morowali, Banjarmasin, Palangkaraya, Samarinda, Lombok, Ambon, Papua, dan sebagainya.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers