web analytics
  

Bandung Barat Pernah Zona Merah, Lembang Diprediksi "Penuh" saat Libur Panjang

Senin, 26 Oktober 2020 05:31 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Bandung, Bandung Barat Pernah Zona Merah, Lembang Diprediksi "Penuh" saat Libur Panjang, Lembang,Macet Lembang,Zona Merah Covid-19,Jalur Lembang,Wisata Lembang

[Ilustrasi] Lembang yang ada di Kabupaten Bandung Barat diprediksi dipenuhi wisatawan saat libur panjang mulai Rabu hingga Minggu. KBB sendiri pernah zona merah selama sepekan, dimulai 5 Oktober 2020. (Ayobandung.com/Tri Junari)

Lembang yang ada di Kabupaten Bandung Barat diprediksi dipenuhi wisatawan saat libur panjang mulai Rabu hingga Minggu. KBB sendiri pernah zona merah selama sepekan, dimulai 5 Oktober 2020.

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM -- Jumlah kendaraan wisatawan ke sejumlah objek wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), diprediksi mengalami kenaikan atau "memenuhi" Lembang menjelang dan saat libur panjang peringatan maulid Nabi Muhammad SAW.

Kanitlantas Polres Lembang AKP Asep Ratman mengatakan, libur panjang dimulai Rabu (28/10/2020) hingga Minggu (1/11/2020) diprediksi menyedot wisatawan berbagai daerah untuk datang ke Lembang

"Prediksi hari Rabu mulai terjadi peningkatan volume kendaraan wisatawan ke Lembang, mereka mengunjungi sejumlah objek wisata seperti The Great Asia Afrika, Floating Marker dan TWGC Grafika,"ungkap Asep Ratman kepada Ayobandung.com, Minggu (25/10/2020).

Lonjakan kunjungan, kata dia, sudah terjadi pada Minggu (25/10/2020) ini. Meski tidak signifikan namun volume kendaraan mengalami kenaikan sekira 60%.

"Minggu ini terpantau volume kendaraan naik, terlihat di simpang Beatrix yang merupakan gerbang masuk Lembang dari Kota Bandung dan Cimahi mulai ada antrean," katanya.

Untuk mengantisipasi kemacetan saat libur panjang, petugas kepolisian berjaga di simpul kemacetan dan persimpangan serta petugas jaga objek wisata. Rekayasa lalu lintas seperti one way akan menjadi alternatif langkah mengurai kepadatan lalu lintas.

"Sejauh ini belum melakukan rekayasa lalu lintas, hanya penempatan personel di simpul kemacetan seperti di depan Grand Hotel Lembang dan pintu masuk objek wisata," kata dia.

Asep Ratman mengimbau wisatawan pengguna roda dua maupun roda empat senantiasa mematuhi aturan lalu lintas serta meningkatkan disiplin berlalu lintas saat berada di kawasan wisata Lembang.

Bandung dan Bandung Barat Sempat Zona Merah

Pada 5 Oktober 2020, Gubernur Jawa Barat menyebutkan 5 daerah masuk zona merah corona di Jawa Barat. Kelima daerah yang masuk zona merah adalah Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bogor, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi.

Sepekan kemudian, Kota Bandung dan Bandung Barat turun ke zona oranye.

Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, Kota Bandung adalah salah satu daerah destinasi wisata yang kerap dibanjiri warga luar kota, baik untuk bekerja maupun berwisata. Hal itu berdampak pada risiko penyebaran corona yang cukup tinggi

"Untuk menyikapi kebijakan tersebut tentu mobilitas masyarakat harus jauh lebih maksimal (untuk diawasi), tapi saya jujur kesulitan pada saat mengendalikan warga dari luar Kota Bandung," ungkap Ema, Senin (5/10/2020) sore.

Dia mengatakan, aktivitas warga luar kota di Kota Bandung sangat tinggi setiap harinya. Dia menduga hal tersebut menjadi salah satu faktor penyumbang meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Bandung yang berimbas pada perubahan zona kewaspadaan.

"Orang kerja ke Kota Bandung, beraktivitas di Bandung. Kami pun menduga kasus ini bisa saja akibat mobilitas yang masuk ke Kota Bandung sangat tinggi, dan mengendalikannya tidak mudah," ungkapnya.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers