web analytics
  

Tutup Drainase Jebol, Warga Cimahi Meregang Nyawa Tenggelam dan Terseret 700 Meter

Minggu, 25 Oktober 2020 22:12 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Cimahi, Tutup Drainase Jebol, Warga Cimahi Meregang Nyawa Tenggelam dan Terseret 700 Meter, BPBD Kota Cimahi,Warga Cimahi Tenggelam,Tutup Drainase Jebol

Ilustrasi -- Jenazah. (Ayobandung.com)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Alisyia Nur Banun (15) warga Kompleks Pancanaka Hill, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi meregang nyawa setelah tenggelam kedalam drainase Jl. Daeng M Ardiwinata, Cihanjuang, Minggu (25/10/2020) sore. 

Korban meninggal dunia setelah terperosok dan terseret didalam gorong-gorong sejauh 700 meter. Remaja putri ini terperosok setelah menginjak penutup drainase yang ambruk terkikis derasnya air hujan.

Abidin (60) saksi mata kejadian, menuturkan korban saat itu tengah berjalan kaki bersama adiknya dari rumah neneknya ke warung. Kejadian tragis terjadi saat keduanya pulang dari warung, penutup gorong-gorong ambruk dan menenggelamkan korban.

"Kakaknya ini terperosok, sempat mau ditolong sama adiknya tapi enggak berhasil. Korban keburu terbawa arus masuk gorong-gorong. Saat itu airnya memang lagi tinggi dan kencang bekas hujan," katanya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi Asep Bachtiar menerangkan, kejadian tragis ini bermula saat korban bersama adiknya berjalan dari rumah neneknya ke warung menyusuri trotoar. 

Pada saat bersamaan penutup drainase ambruk mengakibatkan korban terperosok dan menyeret tubuh mungil korban kedalam gorong-gorong. Seketika korban lenyap digulung arus air hujan hingga baru ditemukan ratusan meter dari tempat kejadian.

"Betul ada yang terbawa arus, korban meninggal dunia. Korban terperosok ke saluran drainase kemudian terseret arus sejauh 700 meter. Korban baru keluar di depan BRI Cimahi," ujar Asep melalui sambungan telepon.

Saat dikeluarkan dari saluran drainase korban dalam keadaan kritis, kemudian korban dilarikan ke RSUD Cibabat berharap nyawanya bisa tertolong. 

"Korban akhirnya meninggal dunia di RSUD Cibabat,"terangnya.

Ikhwal jebolnya penutup drainase, BPBD Kota Cimahi segera memasang pembatas agar tidak ada pejalan kaki kembali terperosok dan akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengganti penutup drainase yang juga dijadikan trotoar itu.

"Kita akan koordinasikan dulu dengan dinas terkait soal teknis ambruknya penutup drainase itu. Tapi tadi sudah diberi pembatas agar tidak membahayakan pejalan kaki," jelasnya. 
 

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers