web analytics
  

Vaksin Bisa Jadi Obat atau Racun, Begini Penjelasannya

Minggu, 25 Oktober 2020 14:06 WIB Icheiko Ramadhanty
Gaya Hidup - Sehat, Vaksin Bisa Jadi Obat atau Racun, Begini Penjelasannya, Vaksin,Vaksin Covid-19

ilustrasi vaksin. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Beberapa waktu lalu, beredar informasi bahwa seorang warga negara Brasil yang menjadi relawan dalam uji klinis vaksin Covid-19 meninggal dunia. Otorita setempat menyatakan bahwa orang tersebut merupakan relawan yang disuntik salah satu kandidat vaksin yang sedang dikembangkan oleh Universitas Oxford dan diproduksi oleh AstraZeneca.

Namun dilansir dari Washington Post, Surat Kabar Brasil bernama O Globo, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, melaporkan bahwa relawan tersebut berada dalam kelompok yang tidak menerima vaksin percobaan dan meninggal karena Covid-19.

Diketahui relawan itu adalah seorang dokter berusia 28 tahun yang merawat pasien Covid-19 di Rio de Janeiro. Badan Pengawasan Kesehatan Nasional Brasil mengatakan telah diberitahu tentang kematian relawan tersebut pada hari 19 Oktober 2020.

Badan tersebut mengatakan komite keamanan internasional AstraZeneca telah memberikan rekomendasikan agar uji coba tetap dilanjutkan. Dikatakan dalam Washington Post, seorang juru bicara AstraZeneca mengatakan, dia tidak dapat mengomentari kasus tersebut karena uji coba sedang berlangsung, serta terkait kerahasiaan dan aturan uji klinis.

Terkait kasus tersebut, Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 Kementerian Riset dan Teknologi, Profesor Ali Ghufron Mukti, pernah membeberkan suatu penjelasan mengenai panjangnya proses pembuatan vaksin baru.

Proses panjang yang harus dilalui dalam menemukan vaksin Covid-19, kata Ghufron, adalah karena faktor medikamentosa. Dia menjelaskan bahwa medikamentosa bisa diartikan dua, yaitu obat atau racun.

“Kalau dosisnya salah, itu bisa jadi racun. Ginjal bisa jadi rusak. Jadi keamanan dan privacy itu penting,” ujar Ghufron dalam diskusi publik di kanal YouTube BNPB Indonesia, Kamis (6/08/2020).

Berikut tahapan-tahapan yang harus dilakukan seseorang dalam mengembangkan obat baru atau dalam hal ini vaksin Covid-19 bersumber dari Kementerian Riset dan Teknologi:

1. Studi literatur dan survei pasar

2. Penyusunan rencana penelitian, meliputi sintesis, pemurnian karakterisasi awal, dan penerapan spesifikasi

3. Penemuan molekul baru dan modifikasi molekul

4. Konsultasi pengembangan zat aktif, proses pembuatan, metode analisis dan pengujian non-klinik untuk menunjang pengajuan OPB (Obat Pengembangan Baru)

5. Uji Pre Klinik, meliputi farmakologi, toksikologi pada hewan, formulasi, dan metode analisa

6. Uji klinik fase 1 dan produksi di fasilitas GMP (Good Manufacturing Practices).

7. Uji klinik fase 2

8. Uji klinik fase 3 dan dossier registrasi, yaitu uji pada manusia yang meliputi dose ranging, farmakokinetik, farmakodinamik, keamanan, dan efikasi.

9. Fasilitas fast trackregistasi (100HK) untuk mendapatkan izin edar.

Tak hanya sembilan tahapan di atas, lebih lanjut, Ghufron menjelaskan bahwa seseorang yang akan mengembangkan vaksin Covid-19 harus menyusun proposal terlebih dahulu. Proposal tersebut akan dinilai oleh komite etik berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 240 Tahun 2016 Tentang Komite Etika Penelitian Kesehatan.

“Jadi harus lulus disitu dan mendapatkan etika clearance. Jadi tidak bisa melibatkan subjek manusia secara sembarangan karena ada kerahasiaan, keamanan, keselamatan, dan dignity-nya yang harus dilindungi. Maka sebabnya harus dilindungi dengan Informed Consent,” jelas Ghufron.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

Perhatikan! Ini Hal yang Dilakukan Jika Anggota Keluarga Tertular Covi...

Sehat Jumat, 25 Juni 2021 | 15:32 WIB

Covid-19 varian delta sudah masuk ke Indonesia, termasuk ke Jawa Barat dan Jawa Tengah. Karena mutasi genetik yang berb...

Gaya Hidup - Sehat, Perhatikan! Ini Hal yang Dilakukan Jika Anggota Keluarga Tertular Covid-19, COVID-19,hal yang harus dilakukan saat keluarga covid-19,anggota keluarga kena covid-19,anggota keluarga tertular covid-19

Rendam Kaki dengan Air Garam, Rasakan Manfaat Ini

Sehat Jumat, 25 Juni 2021 | 14:56 WIB

Merendam kaki dengan air garam adalah sebuah perawatan sederhana yang efektif untuk mengatasi bau kaki, pegal-pegal, tum...

Gaya Hidup - Sehat, Rendam Kaki dengan Air Garam, Rasakan Manfaat Ini, Rendam Kaki,Manfaat Rendam Kaki,Merendam Kaki dengan Air Garam,Khasiat Merendam Kaki,merendam kaki di air garam

Buah Unik Ini Obat Manis dan Sehat untuk Penderita Diabetes, Super Ber...

Sehat Jumat, 25 Juni 2021 | 14:23 WIB

Miracle fruit juga dapat membantu penderita diabetes memuaskan keinginannya terhadap makanan manis tanpa harus mengonsum...

Gaya Hidup - Sehat, Buah Unik Ini Obat Manis dan Sehat untuk Penderita Diabetes, Super Berkhasiat!, Miracle Fruit,Manfaat Miracle Fruit,Khasiat Miracle Fruit,Kandungan Gizi Miracle Fruit,Manfaat Miracle Fruit untuk Kesehatan,Cara Mengolah Miracle Fruit,Miracle Fruit Obat Diabetes,Obat Diabetes,Obat Alami Diabetes,Pilihan Makanan Penderita Diabetes

5 Rekomendasi Kegiatan di Rumah untuk Mengisi Liburan

Sehat Jumat, 25 Juni 2021 | 14:04 WIB

Setelah disibukan dengan memenuhi tuntutan tugas sehari-hari, manusia membutuhkan setidaknya waktu untuk rehat sejenak....

Gaya Hidup - Sehat, 5 Rekomendasi Kegiatan di Rumah untuk Mengisi Liburan, kegiatan di rumah,kegiatan liburan,mengisi waktu liburan,kegiatan di rumah liburan,kegiatan saat liburan

Wanita Pemabuk Lebih Berpeluang Menderita Banyak Penyakit Mematikan

Sehat Jumat, 25 Juni 2021 | 13:10 WIB

Perempuan pemabuk berisiko lebih tinggi mengidap penyakit hati dan penyakit mematikan lainnya, daripada peminum laki-lak...

Gaya Hidup - Sehat, Wanita Pemabuk Lebih Berpeluang Menderita Banyak Penyakit Mematikan, Wanita,Pemabuk,minuman keras,miras,penyakit hati

Alasan Ilmiah Minum Kopi Jangan Pakai Gula: Penyebab Rasa Gelisah

Sehat Jumat, 25 Juni 2021 | 13:00 WIB

Kafein yang dipasangkan dengan gula adalah formula terburuk untuk tubuh manusia.

Gaya Hidup - Sehat, Alasan Ilmiah Minum Kopi Jangan Pakai Gula: Penyebab Rasa Gelisah, Alasan Ilmiah,Minum Kopi Jangan Pakai Gula,Kopi,Gula,Kafein,Tangan Gemetar,Rasa Gelisah

Hal yang Harus Dipersiapkan untuk Isolasi Mandiri di Rumah

Sehat Jumat, 25 Juni 2021 | 12:37 WIB

Kasus Covid-19 makin meningkat saja. Namun, tak semua pasien positif Covid-19 dapat melakukan perawatan di rumah sakit,...

Gaya Hidup - Sehat, Hal yang Harus Dipersiapkan untuk Isolasi Mandiri di Rumah, Isolasi Mandiri,Isolasi Mandiri di Rumah,Cara Isolasi Mandiri di Rumah,Tips Isolasi Mandiri di Rumah

Rambut Beruban Bisa Tanda Penyakit Kronis, Tak Hanya Penuaan

Sehat Jumat, 25 Juni 2021 | 12:35 WIB

Rambut beruban biasanya muncul sebagai tanda penuaan. Tapi bagi pria, mungkin juga menunjukkan risiko tinggi penyakit ja...

Gaya Hidup - Sehat, Rambut Beruban Bisa Tanda Penyakit Kronis, Tak Hanya Penuaan, Rambut beruban,penyebab rambut beruban,Penyakit Rambut Beruban,risiko tinggi penyakit jantung,Tanda penuaan alami,tanda penuaan tak sehat,sinyal masalah jantung

artikel terkait

dewanpers