web analytics
  

4 Bahaya Darah Tinggi bagi Bumil, Jangan Sepelekan 

Minggu, 25 Oktober 2020 08:06 WIB Andres Fatubun
Gaya Hidup - Sehat, 4 Bahaya Darah Tinggi bagi Bumil, Jangan Sepelekan , Darah Tinggi,Tekanan Darah Tinggi,gula darah tinggi,tips kehamilan

Ilustrasi kehamilan. ( lisa runnels dari Pixabay. )

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Ibu hamil atau bumil kerap mengalami kondisi yang tidak nyamaan seperti sakit kepala, pandangan kabur, dan jarang buang air kecil. Bila kondisi sering dialami, segera perikasa ke dokter karena bisa saja itu merupakan tanda bumil sedang mengalami darah tinggi

Disitat dari alodokter, darah tinggi saat hamil jangan dianggap sepele sebab dapat membahayakan kesehatan Bumil dan janin.

Normalnya, tekanan darah orang dewasa berkisar antara 90/60 mmHg hingga 120/80 mmHg. Namun, pada ibu hamil yang mengalami darah tinggi, tekanan darah bisa di atas 140/90 mmHg.

Berikut ini adalah bahaya yang dapat terjadi akibat darah tinggi saat hamil:
1. Keguguran
Bila Bumil memiliki riwayat darah tinggi, maka hipertensi bisa berkembang menjadi lebih parah saat hamil. Jika tidak bisa dikendalikan dengan baik, bukan tidak mungkin kondisi ini dapat menyebabkan keguguran.

2. Aliran darah ke plasenta terganggu
Plasenta yang tidak mendapatkan cukup darah bisa menyebabkan janin kekurangan oksigen serta nutrisi. Bila tidak segera ditangani, janin berisiko mengalami gangguan pertumbuhan (IUGR), kelahiran prematur, dan berat badan lahir rendah.

3. Abrupsio plasenta
Abrupsio plasenta atau solusio plasenta adalah komplikasi kehamilan di mana plasenta terlepas dari dinding rahim sebelum proses persalinan berlangsung. Risiko terjadinya kondisi ini biasanya lebih tinggi pada ibu hamil yang mengalami preeklamsia

Abrupsio plasenta bisa menyebabkan ibu hamil mengalami perdarahan parah yang tidak hanya dapat mengancam nyawanya sendiri, tapi juga nyawa janin yang dikandungnya.

4. Kerusakan organ
Darah tinggi yang tidak terkontrol saat hamil bisa menyebabkan ibu hamil mengalami kerusakan pada organ-organ penting, yaitu otak, jantung, paru-paru, ginjal, dan hati.

Darah tinggi saat hamil adalah kondisi medis yang membutuhkan penanganan sedini mungkin, agar janin dan ibu hamil tetap dalam kondisi sehat. Oleh karena itu, Bumil perlu melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin ke dokter kandungan supaya dokter bisa mendeteksi lebih awal jika ada darah tinggi atau gangguan kesehatan lainnya.

Selain itu, Bumil juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan bergizi, termasuk vitamin prenatal yang diberikan dokter, beristirahat dengan cukup, mengendalikan stres, dan jangan terlalu lelah.

Editor: Andres Fatubun
dewanpers