web analytics
  

Per 24 Oktober, Kasus Positif Covid-19 di Depok Turun Drastis

Sabtu, 24 Oktober 2020 17:29 WIB
Umum - Regional, Per 24 Oktober, Kasus Positif Covid-19 di Depok Turun Drastis , Depok,Pasien Positif Virus Corona,Satgas Covid-19

Ilustrasi pasien Covid-19 (Mufid Majnun/Unsplash)

DEPOK, AYOBANDUNG.COM -- Jumlah pasien positif Covid-19 di Depok turun drastis pada Sabtu (24/10/2020). Dari semula rata-rata di atas 100 orang, kini tinggal 23 orang.

Adapun saat ini total keseluruhan pasien positif Covid-19 berjumlah 6.700 orang. Untuk pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia bertambah satu orang. Total keseluruhan pasien positif Covid-19 meninggal dunia, yakni 186 orang.

Sedangkan pasien positif Covid-19 yang sembuh bertambah 53 orang. Adapun total keseluruhan pasien positif Covid-19 sembuh menjadi 5.214 orang.

"Alhamdulillah, korban positif Covid-19 menurun drastis, walaupun perkembangannya masih fluktuatif. Tapi, yang cukup menggembirakan pasien positif sembuh setiap harinya juga bertambah cukup banyak. Kami berharap warga tetap taat menjalankan protokol kesehatan," ujar Jubir GTPPC Kota Depok, Dadang Wihana, dalam siaran pers, Sabtu (24/10).

Ridwan Kamil Ngantor di Depok 
Pengendalian Covid-19 di Jawa Barat dinilai penting terhadap kontribusi kasus secara nasional.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bahkan harus berkantor di Kota Depok untuk memantau langsung daerah penyangga di provinsinya, yang berbatasan langsung dengan ibukota DKI Jakarta. 

Ridwan Kamil berbagi cerita memerangi pandemi Covid-19 dalam wawancara yang dilakukan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Reisa, di Istana Kepresidenan yang disiarkan Kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (9/10/2020). 

"Kenapa (berkantor) di Depok, karena 75% kasus Jawa Barat itu datangnya dari zona Bodebek. Kedua, Depok lagi pilkada. Saya ingin memastikan, saya bisa konsentrasi mengurusi 75% (kasus) itu, sambil memastikan pilkada lancar," jelasnya. 

Penanganan Covid-19 di Jawa Barat katanya terbagi dalam tipe tiga geografis. Karena tiap tipe geografis membutuhkan penanganan yang berbeda-beda. Geografis pertama adalah daerah-daerah yang menempel langsung Jakarta atau Bodebek, yaitu Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. 

Geografis kedua ialah ibukota Provinsi Jawa Barat yakni Kota Bandung dan sekitarnya atau disebut Bandung Raya. Geografis ketiga sisanya sebanyak 27 kabupaten/kota yang tidak masuk geografis pertama dan kedua. Dari ketiga geografis itu, Ridwan Kamil mengaku memberi perhatian lebih di Depok

Karena tingkat hunian rumah sakit di Depok cukup tinggi. Sehingga hasil konsolidasi dengan Pemerintah Pusat berhasil menambah 40 ruang ICU untuk Kota Depok. Keberadaannya di Kota Depok menurut Ridwan Kamil, guna memudahkan koordinasi dengan Pemerintah Pusat.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers