web analytics
  

Pelatih Persib Pertanyakan Legalitas Transfer Window

Kamis, 22 Oktober 2020 19:15 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Pelatih Persib Pertanyakan Legalitas Transfer Window, Pelatih Persib Bandung Robert Alberts,Transfer Window

Pelatih Persib Bandung Robert Alberts. (Irfan Al-Faritsi)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Pelatih Persib Bandung Robert Alberts angkat bicara mengenai berbagai spekulasi mengagetkan yang muncul di tengah ketidakpastian Liga 1 2020.

Robert mengaku, sangat khawatir apabila aturan standardisasi pemain di transfer window berubah seperti yang ramai diperbincangkan. Robert juga khawatir andai kebijakan tersebut disahkan dapat merusak citra kompetisi sepak bola Indonesia.

Sebagai juru taktik Maung Bandung, Robert pun selalu mengkonfirmasi dan  menanyakan kepada manajemen klub mengenai segala kabar terbaru terkait aturan jendela transfer musim ini.

Kendati demikian, pelatih asal Belanda ini mengaku, pihaknya belum mendapatkan surat resmi dari pihak PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 terkait legalitas dari transfer window Liga 1 2020.

"Hingga saat ini saya selalu bertanya kepada manajemen apakah ada surat resmi dari PSSI atau LIB mengenai transfer window dan tetap saja belum ada surat resmi yang datang," kata Robert, Kamis (22/10/2020).

Robert mengakui, kebijakan transfer window di musim ini sangatlah tidak jelas dan sulit dipahami. Robert mengaku, hal yang menyedot perhatiannya adalah jadwal yang tidak pasti dari pembukaan bursa transfer hingga standardisasi rekrutan pemain asing yang terkesan serampangan.

"Semua ini sangat mengambang dan seperti palsu, ini hal terburuk yang bisa terjadi dan apapun harus terkonfirmasi. Kapan transfer window, dijelaskan tanggal demi tanggal. Lalu juga dijelaskan juga standar pemainnya, dari liga Eropa, liga Amerika Latin, dari Asia dijelaskan juga standarnya," katanya.

Eks pelatih Arema FC dan PSM Makassar itu hanya berharap federasi bisa lebih tegas dan jelas dalam menetapkan aturan jendela transfer musim ini. Apalagi transfer window musim ini akan sangat berpengaruh terhadap kualitas kompetisi ke depan.

"Dengan begitu kami tahu apa yang terjadi, semua dibuka untuk tim sehingga semuanya mengerti. Ini tidak membantu sepak bola Indonesia, kami butuh ketegasan, profesionalisme dan jawaban atas persoalan semacam ini," ungkapnya.

Robert menyoroti keras transfer window kali ini bukan tanpa alasan. Dirinya mengaku hanya peduli dengan masa depan dan kualitas sepak bola Indonesia. Selain itu, pelatih berusia 65 tahun itu ingin seluruh klub mendapatkan kejelasan dalam kondisi saat ini.

"Supaya semua klub tahu apa yang terjadi, demi kepentingan sepakbola Indonesia, bukan hanya kepentingan satu atau tiga klub yang tiba-tiba meminta adanya transfer window lagi untuk mengisi kuota pemain asing mereka, karena mereka kehilangan pemain asing. Saya rasa ini isu yang harus disampaikan," ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers